News, Sport and Lifestyle

Ratusan Warga Karangpapak Ontrog Kantor Desa

METROPOLITAN.ID – Ratusan warga Desa Karangpapak, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, mengontrog kantor desa setempat. Kedatangan mereka untuk mempertanyakan tindak lanjut pembongkaran bangunan yang terletak di Kampung Cikondang, Desa Karangpapak, yang diduga akan dimanfaatkan sebagai gereja.
Koordinator Aksi Andriana menegaskan, kedatangan warga tersebut menindaklanjuti musyawarah warga di tempat ini, Senin (4/1) lalu. Saat itu Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Karangpapak mengeluarkan tiga poin yang akan ditindaklanjuti sampai Senin (11/1). “Tapi sampai hari ini (kemarin, red) belum ada konkretnya, seolah aspirasi kita tidak digubris,” tuturnya kepada Metropolitan, kemarin.
Belakangan, sambung dia, polemik tersebut kian meruncing. “Kami punya alibi yang kuat dari surat PLN terkait pemasangan listrik yang cukup besar. Diduga peruntukannya untuk bangunan Gereja Adven di atas tanah seluas 22 hektare itu. Atas dasar itulah, warga meminta bangunan tersebut secepatnya dibongkar,” tuntutnya.
Terpisah, Kepala Desa Karangpapak N Mulyana membantah dirinya merekomendasikan pembangunan gereja di tempat tersebut. Sebab, pengelola meminta izin menanam pohon penghijauan untuk membuat batas lahan miliknya dengan lahan milik yang lain. ”Tidak ada pemberian rekomendasi pembangunan gereja di tempat itu,” tegasnya.
Menanggapi aksi warga ke kantor desa, Camat Cisolok Arif Solihin mengaku berusaha menenangkan emosi warga yang datang agar jangan sampai terpicu, sehingga muncul hal-hal yang tak diinginkan. “Sebetulnya inti keinginan masyarakat adalah pembongkaran saung kebun yang sudah ada. Warga minta kepastian lantaran pembangunan saung tersebut tidak menempuh perizinan terlebih dulu,” tuturnya.
Atas tuntutan tersebut, ia mengaku akan melakukan beberapa upaya. Pertama, akan memberikan surat peringatan pertama kepada pengelola untuk membongkar bangunan tersebut. Apabila tidak digubris, pihaknya akan mengeluarkan peringatan ke-2 dan ke-3.(sop/hep/sal/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *