SHARE

METROPOLITAN.ID | Solo – Seorang pengemudi mobil jenis sedan diamankan aparat gabungan jajaran Polresta Solo dalam giat operasi gabungan pasca peristiwa teror di Sarinah, Jakarta. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan senjata tajam jenis pedang, lima botol minuman keras oplosan dan pipet kaca diduga kuat akan digunakan untuk mengkonsumsi sabu.”Saat hendak diperiksa, pemilik mobil melakukan perlawanan. Anggota kami curiga, lalu dilakukan penggeledahan,” terang Kapolsek Banjarsari, Kompol Danu Pamungkas disela kegiatan, Jumat (15/1) malam.Saat dilakukan penggeledahan, lanjutnya, petugas mendapati lima botol miras oplosan (ciu) kemasan 1,5 liter yang disembunyikan didalam bagasi. Sedangkan senjata tajam jenis pedang, didapatkan petugas di bawah jok bagian belakang.Tidak berhenti disitu, petugas yang semakin curiga setelah ditemukan barang-barang tersebut kemudian melakukan penggeledahan badan. Awalnya pemuda pengemudi mobil Vios bernomor AD 7120 SA ini menolak bahkan melawan.”Setelah isi kantong celana diperiksa, petugas memeriksa sebungkus rokok yang disimpan di kantong celana belakang. Saat isi bungkus rokok diteliti, didapati pipet kaca ukuran kecil diselipkan di dalam sebatang rokok,” imbuhnya.Karena pemuda yang mengenakan kaos bertuliskan ”Superman” ini dinilai mencurigakan, petugas menggiringnya ke Mapolsek untuk dilakukan pemeriksaan lebih mendalam. Sedangkan mobil yang dikemudikannya, untuk sementara diamankan dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.Pantauan selama razia digelar di Jalan Adi Soemarmo dengan melibatkan ratusan polisi dari Polsek Banjarsari, Satreskrim Polresta Solo, dan Satlantas puluhan kendaraan roda empat berhasil dihentikan dan dilakukan pemeriksaan. Razia tersebut dimaksudkan untuk mencegah berbagai kemungkinan yang akan masuk Kota Solo dari jalur utara.(Kriminalitas.com)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY