News, Sport and Lifestyle

Revitalisasi Ditunda Jadi Satu Kali Lebaran?

METROPOLITAN.ID | BOGOR – Pertemuan lanjutan antara Komisi B DPRD Kota Bogor dengan Paguyuban Pedagang Blok F Pasar Kebonkembang pada Jumat (15/1), masih belum menemui titik terang. Sebab, jalan tengah yang diberikan dari Komisi B kepada pedagang masih harus dirundingkan terlebih dahulu kepada Direksi Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PD PPJ).
Ketua Paguyuban Pedagang Blok F, Suryanto mengatakan, audiensi kedua ini membahas masukan dari Komisi B terhadap permintaan pedagang yang meminta revitalisasi Blok F ditunda selama dua kali Lebaran. Saran tersebut yakni meminta PD PPJ menunda revitalisasi Blok F menjadi satu kali Lebaran saja. “Untuk saat ini kami menerima dulu usulan tersebut, lagi pula KAK juga masih belum selesai,” ujar Suryanto.
Menurut Suryanto, alasan hanya bisa ditunda satu kali Lebaran dari Komisi B karena kondisi pasar yang sudah sering terjadi korsleting listrik. Hal itu dikhawatirkan jika dibiarkan lebih lama akan terjadi kebakaran. “Ini kan bentuk dari perjuangannya Komisi B, tapi kami akan tetap cari bukti agar revitalisasi bisa tetap dua kali Lebaran,” papar Suryanto.
Sementara itu, Ketua Komisi B, Mardinus Haji Tulis mengatakan, saran yang diberikan Komisi B kepada pedagang masih harus dikomunikasikan agar harapan dan kepentingan kedua belah pihak sama-sama bisa menguntungkan. “Hampir mencapai finalisasi, nanti hasil finalnya akan kami sampaikan kepada media,” jelas Mardinus.
Direktur Utama PD PPJ Andri Latief mengatakan, saran dari Komisi B tentang penundaan satu kali Lebaran akan dijadikan pertimbangan oleh PD PPJ. Di mana hal tersebut bisa saja ditolak atau diterima, tergantung kajian dan pembahasan bersama. “Semua kami lakukan dengan hati-hati agar sesuai aturan dan dapat memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kota Bogor,” pungkas Andri. (fla/b/ram/wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *