News, Sport and Lifestyle

Ribuan Anggota Gafatar Dipulangkan ke Jawa

METROPOLITAN.ID – Sebanyak 1.117 anggota Gafatar dari Kalimantan Barat dipulangkan dengan Kapal Perang milik TNI. Mereka akan dipulangkan ke Jawa dengan kapal laut. Saat ini ribuan anggota Gafatar itu berada di markas TNI yang menjadi lokasi penampungan sementara.
Kapolda Kalbar Brigjen Arief Sulistyanto mengatakan, mereka dievakuasi dari dua lokasi di Desa Moton dan Desa Pasir di Mempawah setelah ribuan warga turun ke jalan. Pihak kepolisian mengambil langkah pengamanan agar tidak terjadi yang tidak diinginkan. “SebagiĀ­an besar berasal dari Jawa, Kediri, Surabaya, Jawa Tengah, ada juga yang dari Medan dan Lampung,” terang Arief.
Menurutnya, sekian tahun Gafatar tinggal di Mempawah, warga masyarakat mulai tidak terima dengan keberadaan mereka setelah ramai pemberitaan di media. Gafatar ini akhirnya menuai protes warga. “Warga ini menerima dengan damai karena dianggap perantau yang mengadu nasib. Ada yang menyewa rumah, lahan,” kata Arief.
Namun, setelah pemberitaan mengenai Gafatar, masyarakat kemudian melakukan penolakan dan mengusir kelompok ini. Anggota Gafatar ini memang tinggal di perkampungan sendiri tidak membaur dengan warga yang lain.
“Mereka memang tinggal eksklusif, ada kamp sendiri. Ya luas kampnya sekitar 5 hektare. Di wilayah lainnya di Kalbar akan kami data,” jelasnya.
Kini anggota Gafatar dievakuasi demi keselamatan mereka. Rencananya akan dipulangkan ke daerah asal masing-masing.
Seperti diketahui, massa di Mempawah hilang kesabaran. Mereka mengusir paksa warga eks pengikut ormas Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) di dua desa di Desa Antibar dan Desa Pasir, Mempawah Hilir. Massa bertindak anarkis, membakar permukiman. Saat kejadian, suasana sempat mencekam.
Aksi massa berkaitan dengan batas waktu Selasa (19/1) agar tidak kurang warga eks Gafatar, meninggalkan Mempawah. Massa tak lagi bisa membendung emosi, merusak dan membakar seluruh bangunan, fasilitas umum dan fasilitas pertanian di atas lahan seluas 43 hektare. (mer/de/er/wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *