SHARE

METROPOLITAN.ID | BOGOR – Setelah beberapa hari bersitegang, akhirnya kemarin perwakilan Rumah Sakit Medika Dramaga (RSMD) menemui Lembaga Pemerdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bogor Barat untuk mengklarifikasi beberapa permasalahan yang sempat mencuat di media. Ketua LPM Margajaya Eko Pandu menuturkan, kedatangan manajemen RSMD ke kantor LPM terkait keluhan masyarakat adanya saluran air milik rumah sakit itu yang sering menyebabkan bau yang tak sedap. Tak hanya itu, warga juga sempat mengeluhkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang tidak dikeluarkan pihak rumah sakit pada tahun lalu.
Padahal, ketika awal proses pembangunan rumah sakit pihak manajemen dan warga telah menyepakati beberapa poin, terutama tentang masalah lingkungan dan pemeberian dana CSR. “Setelah pertemuan tadi (kemarin, red), rencananya pihak rumah sakit akan berdialog langsung dengan masyarakat,” kata  Eko saat ditemui di ruangan LPM, kemarin.
Sesuai dengan fungsinya, kata Eko, LPM akan menampung aspirasi dan keluhan terkait permasalahan yang ada di masyarakat. LPM pun menginginkan manajemen  RS Medika Dramaga bisa lebih peka terhadap permasalahan yang terjadi, sehingga tidak masyarakat tidak dirugikan. “Masyarakat menginginkan perjanjian yang sudah dibuat bersama tetap menjadi acuan dan tidak berpengaruh akan adanya perubahan pimpinan di rumah sakit itu,” paparnya.
Sementara itu, Kepala Sumber Daya Manusia  (SDM)  RS Medika Dramaga Luky mengatakan, tujuannya datangan ke kantor LPM Margajaya untuk klarifikasi terkait keluhan warga mengenai dampak lingkungan dan CSR. Luky menegaskan, tentunya pihak rumah sakit tidak ingin merugikan masyarakat karena selama ini saluran limbah milik RS Medika Dramaga sudah melewati proses pengelolaan yang baik. Termasuk pemeriksaan titik koordinat setiap satu bulan sekali, sehingga tidak membahayakan warga sekitar.  ”Sedangkan untuk permasalahan CSR yang dipertanyakan warga, tentunya kami akan membicarakan permasalahan ini ke pimpinan rumah sakit, mengingat pergatian pimpinan tentunya berbeda kebijakan,” paparnya. “’Kita akan kumpulkan masyarakat untuk duduk bersama membicarakan permasalahan tersebut dan selalu berkomunikasi aktif dengan pihak pemeritahan setempat agar tidak terjadi kesalahan komunikasi lagi,” pungkasnya
Sebelumnya, keluhan masyarakat Kelurahan Margajaya terhadap pihak Rumah Sakit Medika Dramaga (RSMD) terus bergulir. Belum selesai masalah saluran air yang kerap menyebabkan bau sampah dan banjir, pihak rumah sakit juga ternyata kurang peduli terhadap warga sekitar. Hal itu tercermin dari minimnya Corporate Social Responsibility (CSR) yang dirasakan masyarakat. (ads/b/ram)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY