SHARE

METROPOLITAN.ID | TANGSEL – Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) secara cermat mampu mem­persiapkan kesempatan yang telah diwa­canakan sejak awal. Selain fokus sambut Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) juga melihat peluang bonus demografi beberapa tahun mendatang.
Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, Pemkot Tangsel tahun 2016 masih akan tetap fokus pada peningkatan wirausaha. Hal ini dengan melakukan pelatihan-pelatihan keterampilan kepada masyarakat dengan harapan dapat mengembagkan hasil dari pelatihan. “Isu ekonomi menjadi topik pembahasan bagi Pemkot Tangsel. Selain mempersiapkan MEA, kami juga akan persiapkan secara terus-menerus agar ekonomi tetap berkem­bang,” katanya.
Alasan isu ekonomi menjadi topik pembahasan pemkot, sebut Benyamin, karena Tangsel selama kurun waktu beberapa tahun ke depan akan mengalami lonjakan penduduk yang dikenal bonus demografi. Berdasarkan analisa Badan Pusat Statistik (BPS) Tangsel sekitar satu dekade ke depan akan ada usia 15-55 tahun dengan pertumbuhan sekitar 600 ribu jiwa.
Terpisah, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tangsel Warman Syanudin mengung­kapkan, satu keberkahan Tangsel akan mendapat bonus demografi dengan per­hitungan sepuluh tahun mendatang. Jika dibandingan dengan daerah lain, Tangsel memiliki keuntungan tersendiri.
“Akan ada penduduk yang usianya produktif dibandingan daerah lain. Namun harus diciptakan dari sekarang dengan kecerdasan masyarakat, yaitu bagimana masyarakat harus siap bersaing dengan yang lainnya dalam menciptakan pekerjaan,” katanya. (ded/suf/wan)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY