SHARE

Nyabu di Lokasi Syuting ‘Anak Jalanan’ Dylan Ditangkap

Seorang laki-laki berambut gondrong asyik mengisap sabu. Dengan sembunyi-sembunyi, pria berdarah Inggris itu juga telah menyelipkan lintingan ganja di mobilnya. Usai melakukan syuting serial Anak Jalanan, aktor ganteng Dylan Putra Allen Carr masih sempat menikmati serbuk ganja. Namun siapa sangka bila polisi menggerebek lokasi syuting sinetron yang kini tengah naik daun itu di kawasan Ceger,
Jakarta Timur.
Dylan tak bisa berkutik saat polisi menggerebeknya usai memakai narkoba. Lintingan ganja seberat 0,40 gram di pintu mobil sebelah kanan jadi barang bukti menguatkan atas pemakaian narkoba. Ditambah lagi, hasil tes urine yang menyatakan lelaki asal Tanjung Pandan, Belitung itu positif narkoba.
Saat penggerebekan, sejumlah artis dan kru dibuat kaget dengan kehadiran polisi di tempat syuting. Proses syuting pun terpaksa dihentikan.
Dari informasi yang dihimpun, sudah lima hari Satuan Narkoba Polres Jakarta Selatan membuntuti aksi Dylan.  Mulai dari hotel di kawasan Kemang Jakarta Selatan hingga berujung di lokasi syutingnya.  Satuan Resnarkoba memang telah lama mengincar Dylan.  Lelaki yang berperan sebagai Rio di sinetron ’Anak Jalanan’ itu memang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
Kasat Narkoba Polres Jakarta Selatan AKBP Juang Andi Priyanto mengatakan, timnya sudah membuntuti tersangka sejak lima hari lalu. Pemuda kelahiran 8 Januari 1995 itu diketahui sudah aktif menggunakan narkoba sejak satu tahun silam. Melalui tes, Dylan  terbukti menggunakan narkoba jenis ganja dan sabu. ”Positif sabu dan obat-obatan lainnya,” kata Juang.
Wakapolres Jakarta Selatan AKBP Surawan menambahkan, Dylan ditangkap sendirian setelah hasil tesnya positif narkoba. Dalam hal ini, ia hanya menggunakan narkoba untuk kesenangan pribadi. ”Dia sudah satu tahun pakai untuk kesenangan pribadi saja. Kita masih kembangkan sumber barang ini dari mana berdasarkan keterangan dia,” kata Surawan.
Sementara itu, jepretan kamera tak henti-hentinya mengarah pada Dylan yang telah bersama jajaran polisi di Mapolres Jakarta Selatan. Dengan mengenakan baju tahanan oranye dan penutup kepala hitam, aktor muda itu tertunduk lesu setelah dicokok polisi lantaran mengonsumsi narkoba.
Tak banyak kalimat yang diungkapkan Dylan Carr ketika diboyong polisi ke hadapan para wartawan di Polres Jakarta Selatan, kemarin. Pemuda berusia 21 tahun itu menyesali perbuatannya. ”Saya menyesal dan tidak akan mengulangi lagi,” ucapnya.
Ia juga meminta maaf kepada keluarga dan para penggemarnya. ”Saya meminta maaf dan menyesal atas per­buatan saya,” kata Dylan sambil tertunduk. Atas perbuatannya, Dylan  dikenakan Pasal 111 ayat (1) sub Pasal 127 ayat (1) huruf (a) Undang-Undang RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman penjara maksimal 12 tahun.
Dylan merupakan aktor pendatang baru di dunia sinetron. Dalam ’Anak Jalanan’, pria kelahiran Tanjung Pandan, Belitung itu beradu akting dengan Stefan William, Cut Meyriska dan Natasha Wilona.
Sebelum Dylan, sejumlah aktor tampan juga terseret kasus narkoba. Di antaranya Revaldo yang dua kali tersandung kasus narkoba. Pada kasus pertama Revaldo tertangkap pada 10 April 2006 dan dijatuhi hukuman penjara dua tahun karena terbukti memiliki sabu seberat 1 gram, satu linting ganja dan lima butir pil ekstasi. Kasus kedua Revaldo sabu seberat 62 gram dan satu paket ganja di kawasan Jakarta Barat, 20 Juli 2010.
Lalu ada Eza Gionino yang ditangkap Polres Jakarta Selatan dengan barang bukti sabu-sabu seberat 0,16 gram di kediamannya Perumahan Cibubur Country, Cikeas, Kabupaten Bogor, Sabtu 1 Agustus 2015. Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menjatuhkan hukuman agar Eza menjalani masa rehabilitasi selama empat bulan di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur.
Aktor sekaligus presenter Raffi juga pernah ditangkap di rumahnya, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, bersama beberapa artis lain pada 27 Januari 2013. Saat itu, polisi menemukan sejumlah narkoba jenis baru, yaitu methylene dioxy methcathinone (katinon). Raffi lalu ditangguhkan penahanannya usai menjalani rehabilitasi selama tiga bulan di Pusat Rehabilitasi Lido, Bogor.
Tak hanya itu, personel band Geisha, Robby, ditangkap polisi di rumahnya di kawasan Pengadegan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, 18 Oktober 2013. Saat itu Robby tak sendiri. Ia ditangkap bersama dua temannya.  Polisi menemukan ganja seberat 5,1 gram dan juga ganja lintingan seberat 0,5 gram. Atas kasusnya itu, Robby dijatuhi hukuman 1 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Yang cukup dramatis adalah penangkapan Roger Danuarta. Kala itu Roger ditemukan tak sadarkan diri di mobil Mercy warna silver dengan nomor polisi B 368 RY dengan jarum masih menyantel di tangannya. Di mobil itu, polisi menemukan barang bukti berupa 1,50 gram heroin dan 15,7 gram ganja kering. Setelah menjalani sidang, 2 Juli 2014, Pengadilan Negeri Jakarta Timur menjatuhkan hukuman satu tahun penjara. Hakim memutuskan sisa masa tahanan Roger dijalani di panti rehabilitasi BNN. (ok/de/feb/wan)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY