SHARE

Alhamdulillah, Angie Pakai Jilbab

METROPOLITAN.ID – Ada yang berbeda dari penampilan Angelina Sondakh. Mantan Puteri Indonesia yang menjadi terpidana kasus korupsi itu tampil dengan hijab warna pink dan kemeja putih lengan panjang. Angie terlihat cantik dengan penampilannya itu.
Wanita yang disapa Angie itu kemarin muncul sebagai saksi M Nazaruddin dalam kasus dugaan suap untuk memuluskan proyek untuk PT Duta Graha Indonesia dan PT Nindya Karya di Pengadilan Tipikor, Jakarta.
Dalam kasus itu, M Nazaruddin diduga menerima suap untuk memuluskan proyek untuk PT Duta Graha Indonesia dan PT Nindya Karya. Nazarudin diduga menerima uang Rp40,3 miliar dari PT DGI dan PT Nindya Karya.
Duduk di ujung sebelah kiri, Angie memberi kesaksian terkait pekerjaannya selama menjadi anggota Badan Anggaran di DPR di bawah kepemimpinan Nazaruddin. ”Saya selalu ikuti arahan Nazarrudin,” kata Angie di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, kemarin.
Ibu satu anak itu mengaku selalu mengikuti perintah Nazaruddin karena diberi beberapa janji. Ia dibebaskan dari iuran partai seperti iuran Silaturahmi Nasional dan pemba­ngunan gedung Fraksi Partai Demokrat. ”Saya akan dibebaskan dari iuran asalkan terus bekerja,” katanya. Biaya iuran akan dipotong langsung dari hasil kerja Angie.
Almarhum suami Angie, Adjie Massaid, pun dijanjikan men­jadi Komisi V DPR oleh Nazaruddin. Selama bekerja di Banggar, Angie mengaku hanya mendengar komando dari Nazaruddin. ”Apa yang diperintahkan terdakwa melalui Mindo Rosalina selalu saya usahakan secara maksimal agar terlaksana,” imbuhnya.
Dalam kesaksiannya, Angie mengaku dikenalkan dengan Mindo Rosalina Manulang yang diakui Nazaruddin sebagai kawannya. Angie kemudian menerima daftar perusahaan penerima APBN dari Mindo. Angie mengaku baru tahu bahwa Mindo adalah anak buah Nazaruddin setelah ia tersandung kasus Wisma Atlet.
Angie mengibaratkan hubungannya dengan Nazaruddin seperti debu di atas keset yang diinjak-injak. ”Saya sudah jadi debu di atas keset. Mau disuruh apa saja pasti saya lakukan,” katanya.
Usai sidang Angie yang dicecar awak media terkait kasus, dia enggan menanggapi. Angie memilih bungkam. Ia melangkah cepat dan bergegas keluar menghindari pewarta yang menunggu pernyataannya.
Angie tak menggubris sama sekali pertanyaan yang diajukan saat turun dari lantai dua Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta. Mulai dari putusan Peninjauan Kembali (PK) di Mahkamah Agung, kondisi kesehatan hingga penampilan berbedanya yang kali ini mengenakan jilbab. Angie tetap tidak mau bicara.
Dalam putusan PK, Angie dihukum sepuluh tahun penjara, denda Rp500 juta subsidair 6 bulan kurungan. Angie juga dihukum membayar uang pengganti Rp2,5 miliar dan USD 1 juta. Bila uang pengganti tidak dibayar, maka Angie dihukum pidana penjara selama 1 tahun.
Melalui kuasa hukumnya Rudy Alfonso, Angie sebelumnya mengungkapkan pengurangan hukuman kepadanya belum adil. Angie berpendapat putusan MA idealnya sama dengan putusan Pengadilan Tinggi  yakni hukuman 4,5 tahun penjara. (mer/tem/er/wan)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY