SHARE

METROPOLITAN.ID | Tuban – Seorang pria berambut panjang yang mengaku sebagai wartawan dari tabloid bulanan dan juga Online harian Suryaindonesia.com ditangkap oleh petugas dari jajaran Kepolisian Sat Reskrim Polres Tuban, Rabu (13/01).Pria dengan inisial ER (35), yang mengaku berasal dari Kabupaten Jombang itu diringkus polisi lantaran diduga melakukan pemerasan terhadap Kartono, kontraktor asal Kecamatan Plumpang, Tuban. ER diringkus oleh anggota dari Unit III Sat Reskrim Polres Tuban di sebuah warung yang ada di Rest Area, Kota Tuban.Dari informasi yang dihimpun, kasus pemerasan yang dilakukan oleh ER tersebut berawal saat korban melakukan penggarapan proyek di wilayah Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban. Saat itu ER menghubungi korban yang melakukan pengerjaan proyek jalan raya di Kecamatan Grabagan, Tuban.Pada saat menghubungi kontraktor tersebut, pelaku menyatakan ada beberapa permasalahan dalam pengerjaan proyek jalan raya itu. Kemudian dengan alasan tersebut ER langsung meminta uang kepada korban supaya proyek yang dikerjakan oleh korban tidak dimuat di media milik pelaku.“Dia bilang minta dua kilo (maksudnya 2 juta rupiah). Saya nawar 1 kilo ( Rp 1 juta), tapi dia tidak mau,” terang Kartono, korban dugaan pemerasan yang dilakukan oleh ER itu.Setelah sempat tawar-menawar untuk meminta uang tersebut, pelaku kemudian memaksa korban untuk memberikan uang sebesar Rp 1,5 juta. Karena ER memaksa, korban akhirnya menyetujui untuk memberikan uang sebesar Rp 1,5 juta kepada pelaku dengan ketemu langsung.“Dia maksa minta satu kilo setengah (Rp 1,5 juta) ya saya beri. Supaya masalahnya cepet selesai,” lanjut korban pemerasan itu.Setelah menerima uang sebesar Rp 1,5 juta dari kontraktor tersebut, ER langsung disergap oleh anggota Sat Reskrim Polres Tuban. Pasalnya, sebelum memberikan uang kepada pelaku, korban telah terlebih dahulu melaporkan dugaan pemerasan yang dilakukan ER tersebut.Saat ini, ER yang mengaku sebagai wartawan dari Jombang tersebut sudah diamankan di Polres Tuban bersama dengan uang sebesar Rp 1,5 juta yang telah diterimanya. Petugas masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan pemerasan yang dilakukan oleh ER.“Korban yang melapor mengaku diperas oleh oknum yang mengaku wartawan SI dan kami menindaklanjuti laporan itu. Kita saat ini masih melakukan penyelidikan,” terang AKP Suharta, Kasat Reskrim Polres Tuban.(KRM)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY