News, Sport and Lifestyle

Sering Jalan-jalan Bareng Anak Yatim

METROPOLITAN.ID – Backpacker atau kegiatan traveling dengan menggunakan alat dan biaya murah, belakang banyak digemari. Bahkan, tidak sedikit komunitas yang dibuat untuk menampung para pegila traveller ini. Salah satunya Backpacker’s Indonesia (BPI). Seiring waktu, komunitas ini terus menjamur hingga ke daerah-daerah, tak terkecuali Bogor. Setelah berdiri di Jakarta pada 2011 silam, para traveller di Bogor membuat BPI Chapter Bogor pada 2014 lalu.Bagi para backpacker asal Bogor, komunitas ini menjadi wadah mengeksplor tempat-tempat wisata dan keindahaan alam Kota Hujan. Mereka biasanya melakukan diskusi mengenai tempat-tempat yang akan dikunjungi. Dari mulai deskripsi tempat, jarak, transportasi, hingga peralatan yang harus dibawa. Yang menarik, mereka akan merincikan seluruhnya dengan detail untuk menghemat biaya perjalanan. Ketua BPI Chapter Bogor Siti Nurhayati mengatakan, komunitasnya tak hanya mengajak jalan-jalan, tapi juga aktif mengampanyekan pelestarian lingkungan. Hal itu sejurus dengan Moto perjuangan mereka, ’Hasrat petualangan dengan biaya murah, menjaga, melestarikan dan peduli dengan alam’. Bahkan, BPI Chapter Bogor juga mempunyai agenda rutin membagikan nasi bungkus kepada anak jalanan di sekitar Bogor setiap minggu di malam hari.“Kami juga suka mengajak anak anak yatim piatu jalan-jalan menikmati keindahan alam. Kami ingin menyosialisasikan pada mereka untuk mencintai alam dan menjaga alam,” ungkap SitiSaat ini sedikitnya ada 125 orang yang sudah bergabung dengan BPI Chapter Bogor. Mereka terdiri dari berbagai kalangan baik pelajar, mahasiswa, karyawan. “Siapa aja boleh ikutan. Cukup gabung di facebook nanti berlanjut ke grup whtsaap. Disitulah kami sharing agenda dan lainnya,”tutur Siti. (fla/fin/b/feb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *