SHARE

METROPOLITAN.ID | Bekasi – Anggota Buser Unit V/Kamneg Satreskrim Polresta Bekasi Kota membekuk enam pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang sering meresahkan warga Kota Bekasi, Jawa Barat. Dalam aksinya, kelompok begal motor ini menggunakan senjata api jenis air softgun dan tak segan-segan melukai korban dengan menggunakan senjata tajam jenis celurit.”Para pelaku sudah beraksi di 15 TKP (tempat kejadian perkara) dan sudah ada sembilan LP (laporan polisi) di Polsek dan Polresta Bekasi Kota,” ujar Kapolresta Bekasi Kota, Kombes Pol Herry Sumarji, Rabu (20/1) petang.Para pelaku tersebut adalah Harto (40), Kuil (22), Sigit (26), Baharuddin (26), Kamaludin (23) dan Iyan (24) serta satu orang penadah bernama Nursen (36).”Salah satu di antara pelaku merupakan residivis, pelaku curas (pencurian dengan kekerasan),” katanya.Awal penangkapan pelaku, kata Herry, saat anggota Reskrim Polresta Bekasi membekuk Harto, pemimpon kelompok begal ini di wilayah Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, pada Senin (18/1).Setelah dilakukan pengembangan, polisi berhasil menangkap kelima rekan pelaku lainnya, di wilayah Kranji dan Jakarta Timur.”Terakhir, kita tangkap satu orang penadah di wilayah Karawang, Selasa (19/1) kemarin,” ujarnya.Dari tangan para pelaku, berhasil disita barang bukti berupa sebilah clurit besar, senjata air softgun, lima butir peluru, tiga sepeda motor, kunci letter T, satu buah borgol, tujuh handphone.”Pelaku tak segan-segan melukai korbannya. Modus operandinya dengan memepet pelaku dan mengancam korban dengan senjata tajam, senjata air softgun,” katanya.Akibat perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan dan 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman 12 tahun penjara.Diketahui, para kelompok Curanmor merupakan kelompok lokal Bekasi. “Pelaku HR (Harto) yang menggunakan senjata air softgun dan borgol belum pernah digunakan pelaku. Para pelaku tidak pernah mengaku sebagai anggota polisi,” ungkapnya.(beritasatu.com)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY