News, Sport and Lifestyle

Setahun Beroperasi, Tambang Ilegal Dibiarkan Kecamatan?

METROPOLITAN.ID | RUMPIN – Sebuah perusahaan tambang yang bergerak di bidang pengupasan tanah merah dan teras batu, PT Tarabatu Manunggal di Kampung Cirampok, RT 04/ 05, Desa Cipinang, Kecamatan Rumpin, nekat beroperasi selama satu tahun terakhir tanpa memiliki izin resmi. Akibatnya, pemerintah daerah dirugikan hingga ratusan juta lantaran tidak ada pajak yang disetorkan perusahaan tambang tersebut. Menanggapi hal ini, Kepala Seksi (Kasi) Ekonomi Kecamatan Rumpin Tarwa, mengaku kecolongan terhadap aktivitas perusahaan tersebut.
“Kami mengaku kecolongan, ternyata ini sudah berjalan satu tahun tanpa izin karena izinnya sudah lama habis,” ujar Tarwa kepada Metropolitan, kemarin.
Ia menjelaskan, terhitung pada Maret 2014, PT Tarabatu Manunggal izinnya sudah habis dan hanya punya rekomendasi dari kecamatan saja. “Seharusnya sudah diperpanjang lagi izin operasionalnya kalau perusahaan tersebut mau beraktivitas lagi,” imbuhnya.
Menanggapi informasi rekan kerjanya tersebut, Kepala Unit Satpol PP Kecamatan Rumpin Hasan Soleh, hanya bisa berjanji akan segera melakukan pengecekan langsung ke lokasi tambang milik PT Tarabatu Manunggal.
“Rencananya besok akan kami cek ke lokasi galian tersebut. Jika tidak mau melengkapi perizinannya kami akan melakukan petutupan,” singkatnya. (sir/yok/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *