News, Sport and Lifestyle

Siswa Perlu Dididik Berani Menyampaikan Pendapat

METROPOLITAN.ID | JAKARTA- Saat ini banyak sekolah yang menawarkan sistem pendidikan berkualitas dan berstandar internasional di Indonesia. Hal ini menjadi salah faktor penting bagi orangtua dalam memilih sekolah untuk anaknya.Praktisi pendidikan Bambang Irianto mengatakan, yang perlu disadari orangtua adalah bukan hanya mencari sekolah yang baik, tetapi juga harus disadari bagaimana sekolah tersebut memberikan pendidikan yang sesuai dengan potensi anak berdasarkan sistem pendidikan yang ditawarkan.””Perjalanan pendidikan adalah perencanaan menyeluruh dan berkesinambungan atas tahapan pendidikan yang akan dilalui anak, mulai dari taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi,” kata Bambang di Jakarta, Rabu (20/1/2016).Menurutnya, perencanaan perjalanan pendidikan sejak dini, akan membantu orangtua mengarahkan anak mendapatkan pengalaman belajar yang lebih efektif, sehingga memberikan manfaat jangka panjang yang lebih optimal, salah satunya kesempatan lebih besar untuk pilihan karir yang cemerlang.”Di Indonesia saat ini berkembang empat sistem pendidikan yang diakui dan telah diterapkan. Setiap sistem pendidikan dengan karakteristik dan cara pengajaran masing-masing, akan menghasilkan generasi penerus dengan potensi yang berbeda,” bebernya.Salah satu sistem pendidikan tersebut adalah sistem Eropa – International Baccalaureate (IB). International Baccalaureate (IB) merupakan rangkaian sistem pendidikan yang dapat memenuhi kebutuhan pendidikan anak sejak usia 3 hingga 19 tahun.”Sistem pendidikan ini mengaplikasikan kurikulum yang luas dan mendorong penguasaan materi yang seimbang, pemusatan pembelajaran pada siswa, dan penekanan pada konteks global,” bebernya.Salah satu praktisi pendidikan di Indonesia yang memiliki pemahaman mendalam mengenai sistem pendidikan International Baccalaureate (IB), Manoharan Karthigasu, mengatakan sistem pendidikan ini bertujuan untuk mengembangkan siswa yang memiliki tingkat pengetahuan yang luas. Dalam hal ini siswa yang berkembang baik secara fisik, intelektual, emotional dan etika.“Program ini juga bertujuan untuk meningkatkan motivasi, percaya diri serta mendidik siswa untuk berani mengemukakan pendapat. Pada sistem ini, siswa didorong untuk dapat mengaplikasikan apa yang mereka pelajari dengan apa yang terjadi di lingkungan sekitar. Hal ini membuat sistem belajar mengajar lebih kontekstual dan secara pribadi bermakna bagi anak,”bebernya.Bambang Irianto, melanjutkan, Indonesia menduduki peringkat ke-64 dari 65 negara pada peringkat pendidikan global PISA dalam hal matematika, sains dan membaca. Guna menjawab tantangan tersebut, sudah saatnya generasi muda Indonesia dibekali sistem pendidikan yang sesuai guna membentuk mereka menjadi generasi yang siap kerja dan siap menghadapi tantangan global tersebut.”Pilihan layanan pendidikan yang tersedia tentunya memberikan pengaruh yang baik pada orang tua untuk menentukan mana yang sesuai dengan potensi anak. karena akan memastikan perjalanan pendidikan yang ditempuh akan memberikan dampak maksimal,” tutupnya.(okezone.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *