News, Sport and Lifestyle

Soal Revitalisasi Blok F, Pedagang Ngadu ke Dewan

METROPOLITAN.ID | BOGOR – Kejelasan kapan ekspos Kerangka Acuan Kerja (KAK) Blok F Pasar Kebonkembang, belum juga ditentukan direksi Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PD PPJ) Kota Bogor. Hal ini tentu membuat pedagang semakin merasa digantung tentang revitalisasi yang direncanakan dilaksanakan pada tahun ini.
Anggota Paguyuban Pedaganng Blok F Edi Junaedi mengatakan, pedagang hanya bisa menunggu keputusan walikota Bogor sambil terus berupaya melakukan berbagai cara demi terpenuhinya keinginan pedagang menunda revitalisasi dua kali Lebaran. Pedagang, kata Edi, saat ini juga tengah melakukan pendekatan ke tokoh agama agar berkenan bicara ke walikota Bogor. “Siapa-siapanya belum tahu, kami sedang berikhtiar,” ujar Edi kepada Metropolitan.
Edi menuturkan, sebelumnya juga pedagang sudah memberi surat kepada Komisi B DPRD Kota Bogor melakukan audiensi terkait Blok F. Dengan audiensi, 178 pedagang yang menempati Blok F berharap ada setitik pencerahan atau jalan keluar bagi pedagang. Karena ini menyangkut keuangan pedagang yang jika dipaksakan revitalisasi (melihat kejadian di Blok A dan B) banyak pedagang lama yang hilang. “Kami ini hanya meminta penundaan, bukan menolak revitalisasi,” tegas Edi.
Sementara itu, Ketua Komisi B Mardinus menuturkan, surat permintaan audiensi dengan pedagang Blok F sudah diterima. Dari hasil musyawarah rapat akan dilakukan Senin (11/1) pukul 10:00 WIB di Kantor DPRD Kota Bogor. “Kita dengar dulu, baru bisa beri solusi,” pungkas Mardinus. (fla/b/ram/wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *