SHARE

METROPOLITAN.ID | Warga Depok khususnya di kawasan Bedahan, Sawangan pada akhir tahun memiliki kebiasaan berbeda. Warga menjelang tengah malam berkerumun di kawasan permakaman Bedahan menunggu kemunculan bola api yang disebut braja api. Pada pergantian malam tahun baru, pantauan VIVA.co.id terdapat ribuan warga di area permakaman Bedahan. Bola api sendiri dipecaya hanya muncul pada tahun baru. Fenomena itu telah berulang kali terjadi. “Dari dulu memang begitu. Orang sini enggak ada yang tahu dari mana asal keluarnya. Tapi tiap malam tahun baru pasti muncul,” kata Hamdi, salah satu warga yang berkumpul di kawasan Bedahan Depok pada Kamis malam, 31 Desember 2015. Dia mengatakan daerah itu awalnya adalah setu atau danau yang disebut setu gugur atau setu gagal. Beberapa lama kemudian menjelang menit pergantian tahun muncul penampakan bola-bola api. Setidaknya ada tiga bola api yang tampak di langit malam. Warga kemudian ada yang berteriak histeris. Namun sebagian besar sibuk mengabadikan momen itu dengan kamera ponsel mereka. “Itu sih kembang api, masak iya benda gaib bisa ditentukan waktu munculnya,” kata Edwin yang juga turut menyaksikan. Sebagian warga mempercayai bola gaib tersebut berkaitan dengan praktek santet. Sementara itu aparat Kepolisian setempat sejak malam harinya sudah berjaga di kawasan permakaman Bedahan. Kapolsek Sawangan Komisaris Nurhayati mengatakan daerah yang menjadi titik kumpul warga harus menjadi perhatian pengamanan. Antusiasme warga menurutnya masih tinggi soal bola api tersebut. “Yang jelas kami disini hanya menjalankan tugas jangan sampai terjadi hal-hal yang tak diinginkan,” kata Komisaris Nurhayati.(viva)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY