News, Sport and Lifestyle

Takut Proyek Jadi Masalah, Walikota Tangerang Gandeng Kejari

METROPOLITAN.ID | TANGERANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) untuk mengawal pemerintahan dan pembangunan. Pe­ngawalan ini dilakukan melalui penanda­tanganan perjanjian kerja sama antara Kejari dan Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Tangerang, kemarin.
Menurut Kepala Kejari Tangerang, Edward Kaban, adanya perjanjian ini sebagai bentuk komitmen pemkot terhadap pembangunan dengan tetap berpegang pada aturan hokum. “Kami melakukan pendampingan terhadap seluruh program kegiatan dan pembangunan yang ada di Kota Tangerang, sehingga Kejari tetap dapat mengawasi jika ada potensi pelanggaran hukum yang akan terjadi,” katanya kepada wartawan, kemarin.
Edward meminta agar pihak pemkot tak segan meminta saran kepada kejaksaan bila dirasa ada hal yang berkaitan hukum yang masih mengganjal dalam menjalankan program kegiatannya. “Kami bahkan menawarkan bantuan yang berkaitan dengan hukum, konsultasi atau pembuatan kontrak. Kami siap membantu,” ujarnya.
Sementara itu, Walikota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, Pemkot Tangerang menjalin kerja sama dengan TP4D Kejari Tangerang.
“Terkadang Pemkot Tangerang kurang informasi terhadap aturan yang multitafsir, sehingga berdampak pada kekhawatiran dari pihak pemerintah untuk mela­ksanakan setiap proyek yang ada,” kata Arief.
Meski telah terjalin kerja sama, tak membuat jajarannya berhenti dalam meng-upgrade wawasan serta kemam­puannya. Terlebih setelah munculnya inpres percepatan semakin banyak dikembangkan aplikasi penunjang dan juga aturan pusat baru yang semuanya ber­tujuan agar agenda percepatan pem­bangunan nasional dapat dilaksanakan.
“Sekarang banyak aturan baru. Terkait pengadaan saja sudah versi 4, belum lagi Peraturan Presiden yang mengalami banyak perubahan, makanya kita harus up to date,” ungkapnya. (ded/feb/wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *