News, Sport and Lifestyle

Tanam Ganja di Pot, Tukang Batu Akik Ditangkap

METROPOLITAN.ID – Seorang tukang batu akik ini harus meringkuk di sel tahanan Polres Bogor Kota. MR (30) warga Taman Griya Kencana, Kecamatan Tanahsareal, Kota Bogor, ditangkap lantaran nekat menanam ganja di pekarangan rumahnya. MR kedapatan menanam satu batang pohon ganja dalam pot yang sudah mencapai tinggi sekitar 40 centimeter.
Untuk mengelabui petugas, pohon ganja diletakkan di antara tanaman-tanaman hias lainnya yang memenuhi pekarangan rumah pelaku. Sekilas, orang awam yang lewat tak akan menyadari ada tanaman yang banyak ditemukan di Aceh tersebut.
Sesekali pohon ganja ditaruh di dalam rumah, khawatir ada yang mengetahuinya. Namun sial, ada warga yang mencurigainya kemudian melaporkan ke polisi. “Setelah ada laporan kami langsung menyelidiki dan melakukan penggeledahan di rumah pelaku. Kami temukan satu tanaman ganja dalam pot berusia dua bulan setinggi 40 centimeter,” kata Kepala Satuan (Kasat) Narkoba Polres Bogor Kota AKP Wahyu Agung saat ditemui di ruang kerjanya di Mapolres Bogor Kota, Jalan Kapten Muslihat, kemarin.
Berdasarkan pemeriksaan, sambung Wahyu, pelaku juga mengaku sebagai pengguna narkoba jenis ganja. Usai membeli, pelaku memisahkan bunga dan biji ganja untuk ditanam. Awalnya, ada tiga pohon yang sudah tumbuh. Namun karena dimakan tikus, dua lainnya mati dan tinggal satu yang tumbuh subur. “Berdasarkan pengakuan pelaku ada tiga tanaman tapi hanya satu yang hidup. Di rumahnya juga kami temukan sisa-sisa ganja bekas pakai,” kata Wahyu.
Akibat ulahnya, pelaku dijerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Pasal 111 dengan ancaman pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 12 tahun. “Kami kenakan Pasal 111 tentang perbuatan melawan hukum menanam, memelihara, memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan I dalam bentuk tanaman,” ujarnya.
Pantauan Metropolitan, rumah pelaku penanam ganja nampak sepi tanpa penghuni. Rumah berukuran minimalis bercat krem itu terletak jauh dari jalan raya. Di depannya dipenuhi tanaman hias hingga menjalar ke atap rumah.
Selain tanaman ganja, di tempat terpisah polisi juga menangkap seorang pengedar dan dua pemakai ganja di wilayah hukum Polres Bogor Kota. Mereka adalah RS (19) warga Neglasari, Kelurahan Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, HK (50) warga Gang Soto, Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor dan DS (19) warga Kampung Kukupu, Kecamatan Tanahsareal, Kota Bogor. “Dari ketiganya, kami berhasil menyita barang bukti berupa sebelas bungkus kecil paket ganja kering siap edar,” pungkas Wahyu. (fin/c/er/wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *