SHARE

METROPOLITAN.ID | SUKABUMI — Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sukabumi mendiskusikan fikih kebangsaan Selasa (12/1). Kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat kerukunan umat beragama di tengah masyarakat yang plural. Acara yang dikemas dalam bentuk bedah buku ini menghadirkan pembicara KH Cholil Nafis yang mengarang buku berjudul ‘Fikih Kebangsaan’ pada 2015 lalu. ‘’ Bedah buku tentang fikih kebangsaan ini menjadi sarana untuk penguatan kerukunan hidup umat beragama,’’ ujar Ketua FKUB Kabupaten Daden Sukendar. Dalam acara itu juga hadir pegawai Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sukabumi, tokoh agama dari Islam dan Katholik serta sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM). Menurut Daden, buku ini layak dibedah karena mampu menggambarkan dengan baik mengenai agama dalam konteks kebangsaan. Selama ini ujar Daden, jarang yang membahas fikih kebangsaan. Rata-rata yang dibahas biasanya terkait fikih muamalah dan fikih jinayah. KH Cholil Nafis menerangkan, bukunya yang berjudul Fikih Kebangsaan mengambil sudut pandang tentang studi historis dan konseptual perlindungan kehidupan beragama dalam negara bangsa.’ “Buku ini merupakan kajian pemikiran politik Islam pada masa Nabi Muhammad dan isu kontemporer yakni hak asasi manusia,’’ imbuh dia. Menurut Cholil, Indonesia merupakan negara yang plural karena terdiri atas berbagai suku, agama, ras, dan bahasa. Jumlah pula saja mencapai sebanyak 17.508 pula dan bahasa mencapai 300 lebih. Untuk menyatukannya menjadi sebuah negara ujar Cholil diperlukan dua hal penting yakni keadilan dan persatuan. Selain itu di Indonesia juga umat beragama dapat menjalankan ibadahnya dengan baik karena dijamin oleh negara.(rep)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY