SHARE

METROPOLITAN.ID | DRAMAGA – Tekan angka buta huruf, pemerintah desa dan Kecamatan Dramaga akan membentuk kelompok  belajar (Pokjar), di Kecamatan Dramaga guna mengajarkan membaca dan menulis kepada warga yang buta huruf.
Camat Dramaga, Baehaki menuturkan,  program ini untuk meminimalisir masalah tingginya buta huruf diwilayahnya, dan menyukseskan program pemerintah untuk memberantas buta aksara di usia produktif, terutama bagi warga berusia dibawah 40 tahun.
“Warga di wajibkan bisa mengikuti paket A, B, dan C, dan untuk wilayah paling banyak disini ada di Desa Sukawening, Petir,  Sukadamai dan Cikarawang,”ujar Baehaki kepada Metropolitan, kemarin.
Menurutnya, mayoritas yang mengalami buta aksara, adalah manula (di atas 60 tahun). Permasalahannya sekarang, jika manula dimasukkan ke sekolah paket, akan mengalami kesulitan karena terbentur faktor usia dan kesehatan. “Maka itu, kita fokus ke usia produktif,” terangnya.
Ia menjelaskan,  untuk usia produktif akan dimasukkan ke program paket A, B dan C, dengan biaya pendidikan gratis. “Tinggal peran serta dari perangkat desa untuk mengajak masyarakat, “ tuturnya
Sementara itu, Kepala Desa Ciherang, Suherwin mengatakan,  dengan adanya Program kelompok belajar tentunya bisa menekan angka buta huruf. Sebab, angka buta huruf di Dramaga selalu meningkat setip tahun. “ Diharapkan, 2016 semua warga sudah melek aksara,” harapnya. (ads/b/yok)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY