SHARE

METROPOLITAN.ID – Ketegasan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi dalam menindak rekanan yang nakal patut diacungi jempol. Lembaga itu tak segan-segan mem-blacklist pelaksana pengerjaan Ruang Kelas Baru (RKB) SDN Cibeas CV PM, Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenen, Kabupaten Sukabumi, yang tidak mampu menyelesaikan pekerjaan tepat waktu.
Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar TB Wahid Ansor menegaskan, pihaknya sudah menindak tegas perusahaan tersebut dengan mem-blacklist-nya. “Ada pun hubungan dengan pekerjaan, kita selesaikan sesuai progres yang ada. Untuk sisa pengerjaan akan dilanjutkan dengan rekanan lain yang lebih profesional,” tegasnya.
Seperti diketahui, sejak pertama berdiri, SDN Cibeas baru pertama kali mendapat RKB dan sampai saat ini baru memiliki tiga kelas yang diisi tiga rombongan belajar (rombel). Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) pun masih numpang di bangunan Madrasah Diniyah (MD) yang dikelola warga sekitar.
Dengan kondisi ini, Ketua Komite Sekolah Yaya Joe berharap pemerintah segera turun tangan mewujudkan kekurangan tiga RKB yang sejak lama dinanti. ”Kami kasihan melihat siswa numpang ke tempat lain,” keluhnya.
Sementara ketua RT setempat yang dilibatkan sebagai mandor dalam proyek tersebut, Jaya, merasa dibohongi Sub Kontraktor (Subkon) RN. Akibatnya, ia mengalami kerugian Rp25 juta dan selalu ditagih pemilik toko material. “Pekerjaan senilai Rp401.250.000,00 dari kontraktor disubkan lagi ke subkon lain,” bebernya.
Terpisah, Kasepuhan Komunitas Adat Cibeas Kutub meminta kejujuran dari semua pihak dalam melaksanakan amanah berupa pekerjaan. ”Korupsi harus diberantas,” sarannya. (sop/hep/sal/run/py)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY