News, Sport and Lifestyle

Teror Bom Hantui Kota Tangsel

METROPOLITAN.ID | TANGSEL – Teror bom sepertinya tak pernah berhenti mengancam Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Beberapa kasus ancaman bom sering terjadi. Jajaran kepolisian Metro Tangerang Selatan mengakui jika potensi ancaman bom di wilayahnya tinggi.
Namun, Kepala Polres Metro Tangerang Selatan (Tangsel) AKBP Ayi Supardan menyatakan,  tingginya potensi ancaman bom di Tangsel disebabkan beberapa faktor, yakni terkait keragaman demografis (faktor kependudukan), adanya kondisi yang mendukung perkembangan paham radika­lisme dan peneri­maan perkem­ba­ngan ilmu penge­ta­huan dan tek­no­logi yang cu­kup maju di ka­la­ngan warga Tangsel. ”Individu yang mencari jati diri banyak bela­jar. Di antara me­reka ada yang per­nah kece­wa atau ma­sih ta­ng­gung dalam mem­­pelajari se­suatu sehingga lebih mudah ter­seret paham radi­kalisme,” tutur dia.
Meski ber­po­tensi tinggi, Ayi me­ngakui jika ke­waspadaan ma­s­yarakat Tangsel terhadap anca­man bom sudah baik. Indikasinya dapat dilihat dari kesiga­pan mela­por dan inisiatif membahas persebaran radikalisme di tingkat kampung.
Dari diskusi dengan beberapa tokoh masyarakat pun, Ayi mengakui jika masukan untuk mengurangi paham radikalisme dan tindakan intoleran selalu menjadi masukan. ”Ke depan, pemkot dan polres terus mela­kukan sosialisasi antiradikalisme. Pengamanan untuk mengatasi teror bom tetap diprioritaskan pada 2016,” tambah Ayi.
Sebelumnya, ancaman ledakan bom saat malam pergantian tahun baru terjadi di Mall Teras Kota, Kamis (31/12). Tak hanya itu, pada 2 Oktober dan 27 Desember 2015 dua warga melaporkan adanya benda misterius yang diduga bom. (rep/feb/wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *