SHARE

METROPOLITAN.ID | Jakarta – Pengemudi sedan Toyota Vios bernomor polisi B 114 NNY Giovani H Chandra (20) resmi ditetapkan tersangka, atas tewasnya pengendara sepeda Jaenal Arifin (35) dan pejalan kaki Anen (55) di Jalan Boulevard Artha Gading, Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Sabtu 9 Januari lalu.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Utara AKBP Sudarmanto mengatakan, dari hasil pemeriksaan terungkap alasan Giovani menabrak 2 korban hingga tewas. Yang bersangkutan mengaku mengantuk, lantaran baru pulang mengantar kedua orangtua ke bandara Soekarno Hatta.

“Yang bersangkutan sekarang berada di ruang tahanan. Hasil pemeriksaan, dia menyampaikan mengantuk. Saat itu dia berada di rumah jam 4 dibangunin orangtuanya dan jam 04.45 mengantar bapak ibunya ke bandara mau ke Semarang,” kata Sudarmanto di kantornya, Jakarta Utara, Selasa (12/1/2016).

Dalam perjalanan pulang, lanjut Sudarmanto, Giovani mengaku sudah keletihan dan dalam keadaan ngantuk parah. Namun, ia mengaku masih memaksa mengemudikan sedan mautnya.

“Dia tersangka turun dari Tol Plumpang sudah merasa ngantuk, tapi tidak ada upaya berhenti untuk rebahan istirahat,” jelas dia.

Sudarmanto menjelaskan, hasil tes urine dan darah yang diambil dari Giovani menunjukan negatif. Begitu pun dari hasil penggelahan di mobil yang dilakukan polisi saat terjadi kecelakaan, pun tak ada narkoba.

“Urine dan darah negatif narkoba. Saat digeledah juga tidak ada narkoba dan alkohol,” kata dia.

Sudarmanto menegaskan, meski negatif narkoba, Giovani diancam pasal berlapis lantaran tidak berhenti atau mencoba menolong korban.

“Pada saat terjadi kecelakaan dia tidak ada upaya untuk menolong korban. Dia tidak berhenti. Ini bisa dikenakan Pasal 283, 287 ayat 5, Pasal 310, Pasal 312 UU Lalu Lintas Angkutan jalan ancaman maksimal penjara 6 tahun,” tandas Sudarmanto.(L6)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY