News, Sport and Lifestyle

Tes Urine, Pegawai Inspektorat Pipis Berjamaah

METROPOLITAN.ID | CIBINONG – Ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Inspektorat Kabupaten Bogor dites urine untuk memerangi narkoba di kalangan abdi negara. Bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bogor, tak kurang dari 109 pegawai diperiksa.
Kepala Inspektorat Kabupaten Bogor Didi Kurnia mengatakan, PNS harus menjadi pioneer terhadap masyarakat agar bersih dari penyalahgunaan narkoba. “Kami harus menjadi contoh yang baik untuk masyarakat. Makanya 109 pegawai di inspektorat melakukan tes urine,” kata Kepala Inspektorat Kabupaten Bogor Didi Kurnia usai menghadiri tes urine di Ruang Serbaguna 1 Setda Kabupaten Bogor, kemarin.
Jika anak buahnya kedapatan positif mengonsumsi narkoba, Didi bakal memberikan sanksi tegas sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS. “Kami tunggu rekomendasi BNNK apakah dia pengguna atau pengedar. Yang pasti, kami akan menindak tegas berupa sanksi ringan, sedang hingga berat. Kalau berat biasanya langsung dikeluarkan,” jelasnya.
Dari 109 pegawai inspektorat yang mengikuti tes urine, sambung Didi, sebagian memang bukan kalangan PNS. Kalaupun ditemukan, oknum itu secara administratif ketenagakerjaan bakal diputus kontrak. Soal hukuman, pihaknya menyerahkan langsung ke penegak hukum. “Kami langsung putus kontrak, karena secara perjanjian mereka bekerja hanya satu tahun,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Ketua BNNK Bogor Setia Budi Nugraha menjelaskan, pihaknya terus menggalakkan Program Tes Urine kepada seluruh pegawai di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. “Kami semaksimal mungkin menjalankan program ini,” katanya.
Budi juga mengaku sudah melakukan tes urine di sebelas dinas dengan 1.100 pegawai pemkab. “Semoga target 5.000 pegawai yang ikut tes urine pada 2016 bisa tercapai,” pungkasnya.(rez/b/suf/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *