SHARE

METROPOLITAN.ID – Erick Thohir mengunjungi Istana Negara untuk melaporkan penyelenggaraan Piala Presiden kepada Presiden RI Joko Widodo. Setelah diaudit, turnamen tersebut dinilai sukses dan menghasilkan keuntungan Rp1,5 miliar.
Ditemui wartawan di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Kemarin, Erick datang ke Istana Negara ditemani auditor dari Price Waterhouse Cooper (PWC). Bertemu Jokowi, Erick memaparkan hasil gelaran Piala Presiden yang memunculkan Persib Bandung sebagai juara.
”Seperti yang kita janjikan, setelah Piala Presiden selesai kita harus laporkan keuangannya. Nah, keuangannya diaduit oleh Pak Lok Budianto dari PWC sebagai auditor,” ucap Erick selaku bos Mahaka Grup sebagai penyelenggara Piala Presiden.
”Alhamdulillah masih ada sisa dana Rp1,5 miliar lebih dari total Rp45 miliar di mana dari pemasukan sudah diambil untuk pajak penghasilan dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) kurang lebih Rp6 miliar. Negara juga mendapat pemasukan Rp1,5 dari kelebihan ini,” lanjut pengusaha yang juga menjabat Presiden Inter Milan itu.
Soal peluang digelarnya Piala Presiden jilid dua, Erick tak mau berkomentar banyak. Sebagai penyelenggara turnamen, Mahaka disebutnya siap jika nantinya kembali menggelar even tersebut.
”Sesuai arahan Presiden, mungkin di kemudian hari akan ada Piala Presiden lagi yang belum kita ketahui. Saya rasa hasilnya menyenangkan, karena memang baik dan secara audit juga transparan. Laporan ini juga nanti ada di Sekneg (Sekretaris Negara),” ucapnya lagi. (de/suf/run)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY