News, Sport and Lifestyle

Tiga Warga Garut Terindikasi Ikut Gafatar

METROPOLITAN.ID | Bandung – Setelah kasus hilangnya dokter Rica Tri Handayani beserta sang balita di Yogyakarta, kini warga Garut Heriyadi Atmajaya melaporkan kehilangan istrinya dan dua anaknya sejak dua pekan lalu di rumahnya di Jalan Bratayudha No 64 RT 12/05, Kelurahan Regol, Kecamatan Garut Kota, Garut.Warga Garut yang hilang Winarti (42), bersama dua anaknya Sri Putri Rahma (17), dan Andi Permana (10) sejak 29 Desember 2015 lalu. Kabid Humas Polda Jabar, Komisaris Besar Sulistyo Pudjo Hartono dalam keterangannya menuturkan kejadian berawal ketika Heriyandi berada di rumah lalu istrinya berpamitan akan memeriksakan kesehatannya ke dokter.”Pelapor saat itu sedang berada di kamar mandi dan pada saat bersamaan, istrinya pamit akan dokter dengan membawa dua anaknya dan belum kembali hingga kini, kata Pudjo.Setelah dua hari menghilang, suami akhirnya melaporkan ke Kepolisian Resor Garut, Jawa Barat. Selanjutnya membuat laporan di Mapolda Jawa Barat. “Siang ini, Heriyadi membuat laporan orang hilang di Polda Jawa Barat,” lanjut Pudjo.Mereka menghilang diduga kuat karena mengikuti organisasi Gafatar. Dugaan itu kuat karena sang suami menemukan sejumlah catatan di buku harian Winarti.“Dasarnya dari catatan buku harian dia (Winarti),” papar Pudjo.Dalam buku catatan tersebut berisikan risalah Gafatar yang sudah berlangsung sejak Agustus 2014. Dan selama Agustus 2014 sampai 28 Desember 2015 itu Winarti tidak menunjukkan tanda-tanda aneh(BS).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *