SHARE

METROPOLITAN.ID | CIJERUK -Tingkat perkawinan di Kecamatan Cijeruk menurun pada 2015. Berdasarkan data Kantor Urusan Agama (KUA), jumlah pendaftaran pernikahan berkurang lima persen dari tahun sebelumnya. Pada 2015 tercatat ada 750 pasangan yang mendaftarkan diri di KUA, jumlah itu lebih kecil ketimbang tahun sebelumnya yang mencapai 800 pasangan.
Kepala KUA Cijeruk Duduh mengungkapkan, menurunnya angka perkawinan itu diduga karena semakin diperketatnya proses pendaftaran. ”Kemungkinan penurunan ini akibat aturan yang diperketat oleh Kementerian Agama tentang pernikahan, jadi angka pernikahan resmi di kantor kua menurun,”ungkapnya.
Duduh menuturkan, bila sebelum naik ke pelaminan setiap pasangan yang akan menikah harus melewati penataran, tujuannya yakni untuk memastikan tidak ada kesalahan nama dalam buku nikah. Selain itu, calon pengantin wanita juga tidak akan tertipu oleh duda yang mengaku perjaka. ”Pernikahan adalah hal yang sakral, satu kali seumur hidup. Makanya, mereka harus melengkapi surat yang lengkap dan benar serta kesehatannya pun harus diperiksa. . (nto/feb/run)

Bagi mereka yang tidak melengkapi surat dari desa, akan kami tolak” tuturnya.
Dia menargetkan, pada tahun ini ada 900 pasangan yang bisa menikah secara resmi. “Target kami tahun ini, 900 pasangan,” tandasnya

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY