SHARE

METROPOLITAN.ID | CIAWI – Keberadaan tower Base Tranciver Station ( BTS) milik Indosat di RT 01/03, Desa Banjarwaru, Kecamatan Ciawi dipermasalahkan. Tower yang sudah berdiri sejak sepuluh tahun silam itu, menurut Kepala Desa Banjarwaru Iiip Syarifudin sudah habis masa izinnya.
“Izin tower itu sudah habis, pemerintah desa pun sama sekali tidak mengetahui adanya perpanjangan tower tersebut,” ujarnya kepada Metropolitan, kemarin.
Menurutnya, perpanjangan izin untuk tower itu tidak jelas meski rumornya pemilik tower sudah memperpanjang izin dengan meminta tanda tangan ke sejumlah warga.
“Kami dari pemdes (pemerintah desa) sama sekali tidak mengetahuinya bahkan surat undangan yang kami layangkan ke pengusaha tower tidak pernah mendapat balasan,” tegasnya.
Hal senada dikatakan Sekretaris Desa Banjarwaru Heni Nuryani, ia sangat menyayangkan atas tidak adanya pemberitahuan pihak pengusaha kepada Pemdes Banjarwaru.
“Bukan apa-apa, segala kegiatan yang ada di lingkungan ini minimal diketahui desa tapi ini seolah pemdes dilecehkan bahkan tidak dianggap,” kesalnya.
Terpisah, Kepala Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Kecam atan Ciawi Maskur mengaku tidak tahu atas keberadaan tower itu lantaran hal tersebut bukanlah wewenangnya. “Itu kewenangan bagian ekonomi tapi kami siap apabila ada instruksi untuk memantau keberadaan tower tersebut,” kilahnya. (ash/yok/run)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY