SHARE

METROPOLITAN.ID | Tim Subdit Reserse Mobile (Resmob) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menangkap komplotan begal pada Sabtu 2 Januari 2016. Dari tujuh pelaku yang ditangkap, lima orang di antaranya masih anak-anak.
“Tim Subdit 3 Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan atau biasa disebut begal,” ujar Kepala Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Eko Hadi Santoso kepada wartawan, di Mapolda Metro Jaya, Selasa 12 Januari 2016.Ketujuh pelaku tersebut adalah AOB alias Bendot, DH alias Dinar, A alias N (13), HP alias W (13), ZIA (13), MA (13), NRM (12) dan KEBO yang saat ini masih dalam pengejaran.
Dalam kelompok itu, tersangka AOB alias Bendot adalah Ketua dari geng motor yang bernama TPT (Tongkrongan Penuh Tawa).
“Kemudian lima anak di bawah umur, jika ingin bergabung dengan geng motor harus melakukan perampasan sepeda motor, yang mana sepeda motornya diserahkan kepada tersangka Bendot dan dijual ke DH alias Dinar kepada tersangka KEBO seharga Rp1,5 juta,” ujarnya.Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara.”Untuk anak di bawah umur nanti dijerat dengan UU Perlindungan Anak,” kata Eko.(VV)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY