News, Sport and Lifestyle

UPT Jalan Jembatan Ciawi Perbaiki Jalan Longsor

METROPOLITAN.ID | CARINGIN – Demi mengantisipasi terjadinya longsor susulan, tebing di dua ruas jalan di Kecamatan Caringin diperbaiki petugas Unit Pelaksana Teknis (UPT) Jalan dan Jembatan wilayah II Ciawi. Pengerjaan tersebut menggunakan beronjong untuk menahan tebing di dua jalan kabupaten tersebut. Perbaikan tersebut menggunakan anggaran darurat bencana alam Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Kepala Sub Bagian (Kasubag) Tata Usaha (TU) UPT Jalan dan Jembatan wilayah 2 Ciawi Karlan Afendi mengatakan, perbaikan kedua tebing jalan yang terkena longsor beberapa minggu lalu itu, untuk mengantisipasi terjadinya longsor susulan. Mengingat saat ini intensitas curah hujan cukup tinggi dan terjadi setiap sore hari di wilayah selatan Kabupaten Bogor. “Melalui anggaran darurat bencana alam, kedua tebing jalan yang longsor dilakukan perbaikan dengan memasang beronjong,” ujarnya, kemarin. Ia menjelaskan, kedua ruas jalan kabupaten yang longsor di Kecamatan Caringin, yakni di ruas Jalan Cisalopa-Pasir Buncir dan ruas Jalan Pasir Muncang-Cipopokol. Menurutnya, untuk memperbaiki tebing di dua ruas jalan itu sebanyak 300 beronjong dengan kualitas pabrikasi sudah dikirim Pemkab Bogor melalui Dinas Bina Marga dan Pengairan. “Kami di UPT hanya tinggal melakukan pemasangan di tiap tebing jalan yang longsor tersebut,” ungkapnya. Selain di wilayah Caringin, bencana longsor juga menggerus tebing ruas Jalan Bojongmurni di Kecamatan Ciawi. Karlan mengungkapkan, kondisi longsor di jalan kabupaten itu sangat parah dengan kecuraman sekitar 25 meter. ”Karena kondisi longsornya sangat parah, jadi tidak bisa dilakukan perbaikan dengan anggaran darurat bencana. Mungkin akan masuk dalam prioritas perbaikan dengan melibatkan pihak ketiga melalui lelang,” paparnya. Ia mengimbau kepada masyarakat, terutama para pengguna jalan baik roda dua maupun empat saat melintas di tiga ruas jalan yang terkena longsor agar memperhatikan keadaan. ”Di setiap lokasi jalan yang tebingnya longsor, sudah dipasang rambu dan tali penghalang agar tidak terjadi kecelakaan,” imbuhnya. Sementara itu, Warga Kampung Cisalopa, Desa Pasir Buncir, Oemam menyatakan kekhawatirannya saat melintas di ruas jalan tersebut. Terlebih, bencana longsor itu sudah menggerus sebagian bahu jalan utama. “Saya berharap, perbaikan tebing jalan bisa cepat diselesaikan sehingga warga tidak khawatir terjadi kecelakaan saat melintas,” pungkasnya. (hb/yok/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *