SHARE

Melongok Komunitas Shutter Shoot Universitas Pakuan

METROPOLITAN.ID – Mendalami ilmu fotografi tidak bisa hanya sekadar belajar di perkuliahan saja. Hal ini pula yang dialami para mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Pakuan yang menggeluti dunia fotografi. Sebagai upaya menambah keahlian dalam bidang fotografi, beberapa mahasiswa membentuk Komunitas Shutter Shoot sebagai wadah bagi mahasiswa untuk belajar.
Komunitas Shutter Shoot berdiri pada 1 Oktober 2011, oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2010. Arif Nugraha dan Raden Muhammad Taufik menjadi pionir pertama terbentuknya komunitas ini. Sebagai komunitas yang lahir dari kampus, Shutter Shoot memang dikhususkan bagi mahasiswa/i aktif Universitas Pakuan.
Dalam seminggu, komunitas ini sering berkumpul untuk sekadar hunting foto bersama. Tidak ada batasan obyek foto yang harus diabadikan. Karena setiap anggota mempunyai passionnya masing-masing. Hal terpenting yakni bisa bersama-sama belajar dan melatih bidikan kamera dengan baik dan akurat. Terbukti, dari Shutter Shoot lahir beberapa anggota yang bahkan bisa tergabung di media cetak lokal Bogor.
Penasehat Shutter Shoot Hary Angga Saputra mengatakan, ada sekitar 100 anggota aktif yang kesemuanya anak-anak Ilmu Komunikasi. Namun, Shutter Shoot juga tidak membatasi bagi siapapun di luar kampus untuk belajar fotografi bersama. Dalam hal prestasi, Shutter Shoot pernah meraih juara  dua rallyphoto lomba Comm UI Cup, memborong juara satu, dua dan tiga Yamaha Sunday 2015 sentul dan masih banyak lainnya. “Harapan kami ingin bisa terus berkarya dan menghasilkan foto yang bagus dan nantinya bisa diakui di dunia kerja,” pungkas Hary (fla/b/ram)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY