SHARE

METROPOLITAN.ID |BOGOR – Kepedulian warga bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Ciaruteunudik, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, terhadap anak yatim piatu pantas diacungi jempol. Sebab, empat bulan sekali pihaknya selalu mengadakan kegiatan tersebut.
Kepala Desa Ciaruteunudik Tajudin Sumaedi mengatakan, dana yang digunakan untuk santunan biasanya dikumpulkan dari warga dan bantuan pemdes. “Di desa ini ada sekitar 120 anak yatim, 80 persen di antaranya di bawah garis kemiskinan,” katanya kepada Metropolitan, kemarin.
Kegiatan santunan itu, lanjut dia, dilakukan di dua tempat, yakni Masjid Daru Saadah, Kampung Layung serta di aula SDN Ciaruteunudik 1. “Santunan ini sudah menjadi agenda rutin pemdes dan warga sekitar. Untuk urusan sosial seperti ini, kami selalu kompak,” katanya.
Menurut dia, santunan tersebut ditujukan bagi anak yatim piatu agar bisa terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Terlebih, di era reformasi seperti ini, sangat disayangkan jika generasi muda tidak mengenyam pendidikan formal. “Ya itu tadi, 80 persen anak yatim di sini hidup di bawah garis kemiskinan. Kami punya program untuk meringankan biaya pendidikan mereka,” bebernya.
Sedangkan seorang warga Desa Ciaruteunudik Jajuli mengatakan, banyaknya jumlah yatim piatu dan duafa di desa ini menjadi tanggung jawab bersama, baik pemerintah desa maupun masyarakat. “Mudah-mudahan kegiatan santunan ini terus berlangsung,” harapnya. (ano/b/suf/py)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY