SHARE

METROPOLITAN.ID – Adanya isu pembangunan gereja di Kampung Cikondang, Desa Karangpapak, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi yang sempat mengemuka pada 2012 silam, kini muncul lagi lantaran pada awal Desember lalu ada aktivitas pembangunan di lokasi tersebut.
Tak ayal, ratusan warga kemarin mendatangi kantor desa setempat guna mempertanyakan isu pembangunan gereja tersebut.
Tokoh Pemuda Cikondang Andriana menyebutkan, pada awal pembebasan lahan seluas 22 hektare diduga untuk pembangunan gereja, dilihat dari data yang dimilikinya.
“Kami menuntut agar lahan tersebut dikembalikan seperti semula sesuai hasil kesepakatan,” terangnya.
Menanggapi tuntutan warga, Kepala Desa Karangpapak Nanang Mulyana Baskom memastikan, di lokasi tersebut tidak ada pembangunan gereja. “Kami orang pertama yang menolak pembangunan gereja,” tegasnya.
Terpisah, kuasa pemilik lahan, Budi Anggara menjamin sepenuhnya lokasi yang dikelolanya bukan untuk pembangunan gereja. “Kami selaku pengelola baru dari lokasi tersebut, tidak akan mempergunakan lahan untuk kepentingan gereja,” janjinya.
Kegiatan di lahan tersebut hanyalah kegiatan penanaman pohon, untuk bukti batas tanah miliknya dengan orang lain. Begitupun pembangunan saung dan WC hanya untuk kepentingan berteduh para pekerja dan masyarakat yang memerlukan. (sop/hep/sal/run)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY