SHARE

METROPOLITAN.ID  – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengeluarkan terobosan sistem delivery order bernama Antar Jemput Izin Bermotor (AJIB). Sistem yang dikeluarkan Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPTSP) DKI Jakarta itu dibuat untuk meningkatkan pelayanan serta menekan aksi percaloan.

“AJIB Crew, bisa dimanfaatkan jika warga tidak memiliki waktu untuk datang langsung ke kantor PTSP ketika hendak mengurus izin,” ujar Kepala BPTSP DKI Jakarta Edy Junaedi di Balai Kota Jakarta, Rabu (13/01/2015).

Menurutnya, sekitar 200 AJIB Crew yang telah direkrut dan diberikan bimbingan teknis, siap menjadi solutioners yang membantu proses pengurusan izin.

“Warga cukup menghubungi Call Center 164, operator akan langsung memilih AJIB Crew yang tersedia dan mengambil berkas ke warga,” terangnya.

Namun demikian, untuk sementara ini, kata Edy, perizinan yang bisa dilayani dengan AJIB Crew baru 6 jenis perizinan.

Sebanyak 6 perizinan yang bisa dilayani dengan AJIB Crew tersebut seperti perpanjangan Izin Memperkerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA), pengesahan perpanjangan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA), Izin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK), Angka Pengenal Impor (API), Izin Penelitian, dan legalisir Izin Pelaku Teknis Bangunan (IPTB).

“Sementara ini baru 6 izin yang bisa dilayani dengan AJIB. Tapi hingga akhir tahun ini secara bertahap akan kami tambah hingga 16 jenis izin yang bisa dilayani,” tuturnya.

Sepuluh izin tambahan tersebut antara lain Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH), Surat Keterangan Kesehatan Produk Hewan (SKKPH), Surat Izin Usaha Perdagangan Minuman Beralkohol (SIUP-MB), Surat Rekomendasi Pemasukan/Pengeluaran Produk Hewan.

Selain itu, Surat Rekomendasi Pemasukan/Pengeluaran Hewan Kesayangan, Surat Rekomendasi Impor Produk Hewan, Surat Rekomendasi Impor Pakan Hewan, Surat Rekomendasi Impor & Distributor Obat Hewan, Surat Rekomendasi Pemasukan Hasil Perikanan, Nomor Kontrol Veteriner (NKV).

“Jenis-jenis perizinan ini selama ini yang paling sering memanfaatkan jasa orang ketiga. Jadi, kenapa gunakan jasa calo, kalau ada kami sebagai calo resmi pemerintah,” ujarnya.(RN)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY