News, Sport and Lifestyle

Warga Kecam Parkir Pasar Parung

METROPOLITAN.ID | PARUNG – Sejumlah warga di wilayah Pasar Parung, Kecamatan Parung, mulai mengeluhkan area parkir yang didirikan pihak Pasar Parung. Hal ini dikarenakan warga harus merogoh kocek bila melintas pasar. “Saya mau pulang ke Desa Putatnutug masa harus bayar Rp2.000. Bahkan hal ini tak pernah ada sosialisasi ke masyarakat,” kata seorang warga, Wildan kepada Metropolitan, kemarin.
Menurut Wildan, karena tidak ada sosialisasi kepada masyarakat, setiap hari dirinya harus meyisihkan uang untuk melewati area pasar. “Seharusnya pihak pasar memberi sosialisasi lewat desa atau pemberitahuan sebelumnya agar tidak ada yang dirugikan,” paparnya.
Hal senada dikatakan warga Gunungsindur, Arifin. Ia mengaku kecewa dengan manajemen Pasar Parung saat ini. Apalagi, seluruh pengunjung maupun warga sekitar jika ingin melintasi pasar dikenakan uang parkir. “Dulu itu kan jalan, seharusnya kalau mau ditutup sosialisasikan dulu, jangan hanya bisa memonopoli,” paparnya.
Ia berharap masalah ini bisa ditanggapi pemerintah daerah, sehingga pihak pasar tak lagi semena-mena dalam mencari keuntungan dari masyarakat. “Jangan sampai mereka untung terus, kita yang buntung,” tukasnya. (yos/yok/wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *