News, Sport and Lifestyle

Warga Pasirangin Terus Teladani Sifat Nabi

METROPOLITAN.ID | CILEUNGSI – Berbagai macam cara dilakukan umat muslim dalam memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Seperti yang dilakukan jamaah Musala Al-Ikhlas di Perum Griya Alam Sentosa, RT 08/08, Desa Pasirangin, Kecamatan Cileungsi, yang menjadikan momen Maulid ini untuk menyantuni anak yatim. Demikian disampaikan Kepala Desa (Kades) Pasirangin Ismail HS kepada wartawan.
Menurut Ismail, menyantuni anak yatim dalam memperingati hari lahirnya Nabi Muhammad SAW merupakan bentuk meneladani sifat Rasulullah. “Baginda nabi selalu menggembirakan hati anak-anak. Bila datang, beliau selalu membawa bingkisan berupa buah-buahan misalnya. Dan, yang pertama kali diberi adalah anak-anak kecil yang kebetulan ada di majelis itu, sebagaimana yang diriwayatkan Al-Imam Ibnu Sunniy dan Al-Imam At-Thabrani RA,” ujar Ismail kepada Metropolitan, kemarin.
Ia menjelaskan, perhatian Nabi Muhammad SAW terhadap anak yatim piatu sangat besar. Ia pun melindungi dan menjamin keperluan hidup mereka. “Aku dan pemeliharaan anak yatim akan berada di surga kelak sambil mengisyaratkan dan mensejajarkan kedua jari tengah dan telunjuknya, demikianlah sabda Baginda Nabi Muhammad SAW (HR Bukhari),” katanya. Ia berharap warga dapat mengambil hikmah agar selalu meneladani sifat Rasulullah dan menyayangi anak yatim piatu.
Sementara dalam tausiyahnya, KH Endang Dimyati, mengangkat tema mengenai kerukunan masyarakat. “Nabi Muhammad SAW diutus ke bumi untuk menyempurnakan akhlak manusia. Salah satunya dengan melaksanakan salat berjamaah di masjid. Salat itu sendiri harus bisa diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.(jun/yok/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *