SHARE

METROPOLITAN.ID – Musim liburan akhir tahun adalah salah satu momen penuh pesta dan perayaan, namun sudah menjadi hal yang umum bahwa di musim liburan orang-orang makan berlebihan. Lalu apa penyebabnya dan apa yang terjadi jika Anda makan terlalu banyak? Dilansir dari Food World News, kapasitas perut manusia tidak sebesar yang dipikirkan banyak orang, rata-rata perut orang dewasa dapat menampung sekitar satu liter makanan dan minuman, lebih dari itu akan membuat perut merasa tidak nyaman.
Tubuh manusia sangat fleksibel, seorang ahli gizi dan peneliti obesitas pada anak-anak dari Murdoch Childrens Research Institute Brooke Harcourt mengatakan, lubang perut ketika kosong memiliki ukuran sebesar kepalan tangan, dan ketika makanan memasuki perut maka akan melebar hingga mampu menampung empat liter makanan dan minuman. Ketika seseorang makan terlalu banyak maka perut terasa tidak nyaman, hal tersebut disebabkan oleh pembesaran perut yang menekan organ lain seperti hati dan paru-paru. ”Dalam kasus yang buruk, hal ini akan sedikit menurunkan fungsi organ yang tertekan sehingga semakin sulit untuk bernapas. Itulah mengapa banyak orang yang sering melonggarkan pakaian saat kekenyangan dengan melepas kancing celana mereka,” ujar Dr Harcourt.
Ia juga mengatakan bahwa makanan dan minuman di perut yang jumlahnya lebih dari empat liter mampu menyebabkan penyumbatan tiba-tiba, di mana sistem pencernaan berbalik arah dan Anda akan mengalami muntah-muntah. Selain memicu penyumbatan tiba-tiba, hal ini mengakibatkan tingkat keasaman pada sistem pencernaan akan meningkat.
Dalam kasus ini, nyeri perut yang luar biasa dapat terjadi. Selain itu, Anda akan bersendawa berulang kali karena tubuh mencoba membuang udara yang masuk ketika makan. Agar Anda terhindar dari makan berlebihan, Dr Harcourt mengatakan bahwa Anda harus mendengarkan tubuh Anda. ”Anda juga dapat mengonsumsi satu gelas air putih sebelum makan sehingga Anda sudah merasa sedikit kenyang. Air juga membuat sistem pencernaan bekerja dengan baik,” katanya. Dr Harcourt menambahkan, sebanyak 80 persen waktu dalam sehari, kebanyakan orang mengira dirinya merasa lapar, padahal mereka hanya merasa haus. (vin/ram/run)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY