News, Sport and Lifestyle

Asyik, Tarif Listrik Turun Lagi

METROPOLITAN.ID – PT PLN (Persero) kembali menurunkan tarif listrik untuk 12 golongan atau pelanggan yang tak lagi disubsidi (non subsidi). Penurunan tarif listrik ini berlaku mulai kemarin. Kepala Divisi Niaga PLN Benny Marbun mengatakan, penurunan ini diharapkan membantu mengurangi beban finansial pada sektor penggerak perekonomian. ”Kabar baik bagi sektor industri dan bisnis. Tarif listrik yang mengikuti mekanisme tariff adjustment kembali turun,” ujarnya.
Benny juga menjelaskan, penurunan tarif listrik tersebut berdasarkan perhitungan indikator makro ekonomi Desember 2015. Benny Marbun menjelaskan, adjustment tarif listrik per Februari ini mengikuti faktor yang telah ditetapkan, seperti berdasarkan Indonesia Crude Price (ICP) pada periode Desember 2015 yang menjadi dasar perhitungan tarif listrik periode Februari 2016 mengalami penurunan. Selain itu juga mempertimbangkan kondisi nilai tukar dan inflasi yang ada.
”Nah, harga dolar AS jika dibandingkan Desember dan November 2015, dia naik dari Rp13.763 per USD menjadi Rp13.855 per USD. Inflasi juga naik 0,71 persen jadi 0,96 persen,” katanya, ”Jadi dua hal pada makro ekonomi itu meningkat, tapi harga ICP menurun dan itu cukup besar dari USD41,44 per barel menjadi USD35,47 per barel, jadi berdampak pada besaran tarif listrik dalam negeri,” katanya.
Ada pun 12 golongan pelanggan yang tarifnya turun tersebut terdiri dari tiga jenis tegangan, yakni Tegangan Rendah (TR) berdaya listrik 1.300 VA hingga 6.600 VA turun Rp17 per kWh, Tegangan Menengah (TM) berdaya listrik di atas 200 kVA turun Rp13 per kWh dan Tegangan Tinggi (TT) berdaya listrik di atas 30.000 kVA turun Rp11 kWh. (de/ok/els/wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *