SHARE

METROPOLITAN.ID | TANGERANG SELATAN – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) resmi dibuka oleh Wakil Presiden, Muhammad Jusuf Kalla (JK), Senin 1 Februari. Dalam sambutannya, JK menyindir para peneliti yang banyak habiskan waktu hanya di Jakarta dibandingkan melakukan riset di Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek).

Rakernas yang dihelat di Graha Widhya Bhakti, Puspiptek, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), itu merupakan yang pertama kalinya digelar sejak penggabungan antara Kementerian Riset dan Teknologi (Ristek) dan Pendidikan Tinggi (Dikti) menjadi Kemenristekdikti.

Menurut wapres yang akrab disapa JK itu, dengan anggaran yang terbatas, Kemenristekdikti tidak boleh mengeluh dan tetap harus melakukan penelitian serta inovasi. Dia juga sempat menyindir para peneliti yang jarang melakukan riset di Puspiptek dan lebih memilih beraktivitas di kantor pusat.

“Para peneliti jangan hanya bekerja di kantor pusat, di Jalan Thamrin Jakarta, tetapi harus bekerja lebih banyak lagi di Puspitek ini. Artinya, para peneliti harus bekerja terus untuk melakukan riset demi kemajuan bangsa,” kata JK dalam sambutannya.

Dalam kunjungannya itu, JK didampingi Menko Kebudayaan dan Kemanusiaan, Puan Maharani serta Menristekdikti, M Natsir, sedangkan dari pemerintahan daerah hadir Gubernur Banten, Rano Karno, dan Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie.

Rakernas yang bertajuk “Membangun Sinergi Ristek dan Dikti untuk Meningkatkan Daya Saing Bangsa” itu digelar sejak 30 Januari hingga 2 Februari dalam pagelaran itu juga turut ditampilkan 30 stan pameran teknologi yang diikuti Batan, BPPT, Lapan, dan beberapa perguruan tinggi di Tanah Air.

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY