SHARE

METROPOLITAN.ID – Meski mencantumkan masa berlakunya selama lima tahun pada Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyatakan masa berlaku e-KTP seumur hidup. Hal ini berdasarkan undang- undang yang berlaku saat ini.
Kepala Disdukcapil Tangsel Toto Sudarto mengatakan, KTP-EL yang sebelumnya dikenal dengan e-KTP, berlaku seumur hidup sejak 1 Januari 2014 sebagai implementasi dari Undang-Undang No 24/2013 tentang Administrasi Kependudukan yang tertuang dalam pasal 64 ayat 7a.
Toto menjelaskan, warga yang telah mengantongi KTP-EL sebelum disahkannya undang-undang perubahan atas Undang-Undang No 2003/2006 itu, tak perlu mengajukan per­mohonan KTP-EL baru meski di dalamnya tertulis masa berlaku lima tahun. ”Tidak perlu mengurus lagi, kecuali terjadi perubahan biodata, misalnya nama, alamat, pekerjaan atau status,” katanya.
Menurutnya, pihaknya sudah melakukan sosialisasi terkait adanya kebijakan dari pemerintah pusat soal berlakunya KTP seumur hidup. ”Sosialisasi soal berlakunya KTP seumur hidup sudah kita lakukan sejak setahun lalu. Sosialisasi dilakukan mulai tingkat kecamatan, kelurahan sampai RT/RW. Kita juga sekalian sosialisasi saat ada mobil keliling kependudukan,” jelasnya.
Kata dia, dalam e-KTP yang terbaru saat ini memang ada masa berlaku yang tertulis berlaku seumur hidup. Namun, e-KTP yang sudah habis masa berlakunya masih sah dan tetap berlaku. Untuk di Tangsel sendiri KTP seumur hidup berlaku mulai 2017.
“Kalau dulu, perpanjangan KTP dilakukan setiap lima tahun sekali. Sekarang, satu KTP selama itu tidak rusak, bisa berlaku seumur hidup. Tak perlu buat perpanjangan lagi,” ujarnya.
Sementara e-KTP yang rusak atau hilang bisa langsung diurus dengan melapor ke kelurahan. Dari situ, pemerintah desa dan kelurahan wajib menindaklanjuti dengan mengajukan permohonan ke kecamatan.
“Dari operator di kecamatan akan disampaikan ke Disdukcapil, sesuai jadwal yang sudah ditetapkan. Dari permohonan itu, pemohon yang bersangkutan langsung bisa melakukan rekam data. Pencetakan e-KTP dilakukan di Disdukcapil,” jelasnya. (dra/ded/er/wan)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY