SHARE

METROPOLITAN.ID | Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan tidak akan memberikan dana hibah untuk daerah mitra sekitar Jakarta pada 2016 ini. Sebabnya, pemerintah daerah mitra terlambat mengajukan proposal bantuan.Daerah mitra itu meliputi pemerintah kota Depok, Tangerang, Bekasi, dan Tangerang Selatan. Juga buat pemerintah Kabupaten Bogor dan Tangerang.Menurut Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta Tuty Kusumawati, hibah untuk tahun anggaran 2016 ini tidak bisa diproses lantaran usul dari daerah telat masuk. Menurut Tuty, bantuan keuangan bisa saja dimasukkan ke dalam anggaran perubahan, asal pendapatan Jakarta naik.”Kalau ada kenaikan, kami masukkan bantuan keuangan yang diusulkan. Kalau berkurang ya kita prioritaskan kegiatan kita,” kata Tuty Kusumawati saat dihubungi Sindonews.com Minggu (31/1).Tuty menjelaskan, pada penyusunan anggaran 2016, sesuai jadwal yang ditentukan Kemendagri, Mei 2015, Jakarta sudah memroses Rencana Kegiatan Pembangunan Daerah (RKPD) dan Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) sudah terbentuk pada Agustus. Hingga proses KUA-PPAS dibahas, bantuan keuangan daerah mitra belum juga ada yang masuk.Tiga pekan lalu, DKI Jakarta sudah melontarkan ancaman menyetop dana hibah ini. Pasalnya, banyak daerah tetangga yang tahun lalu menerima dana hibah, juga belum menyerahkan laporan Surat Pertanggungjawaban (SPJ).”Konsekuensinya, kami akan setop dana hibah kepada daerah tetangga yang belum menyerahkan laporan pertanggungjawaban,” ujar Saefullah, Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Jumat (9/1) seperti ditulis BeritaJakarta.com.Tahun lalu, pemerintah Jakarta juga sempat menyetop pemberian bantuan ke daerah-daerah tetangga. Masalahnya, mereka belum juga memberikan laporan atas penggunaan dana hibah.Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta saat itu, Heru Budi Hartono, mengatakan, hingga batas akhir penyerahan LPJ 31 Januari 2015, empat daerah mitra yang telah mendapatkan dana hibah pada tahun lalu. “Ini aturannya, tak ada LPJ, wassalam. Dana hibah buat mereka kami kunci,” kata Heru Minggu (1/2/2015) saat dihubungi BeritaJakarta.com.Tahun lalu, menurut catatan Kompas.com, usulan hibah yang masuk ke DKI Jakarta mencapai Rp3,069 triliun. Tapi Jakarta hanya menyetujui Rp378 miliar.Pemerintah Kota Tangerang mengusulkan hibah paling besar, Rp2,43 triliun. Tapi hanya disetujui Rp100 miliar. Pemerintah Kabupaten Bogor berharap dapat hibah Rp100,4 miliar. Tapi hanya mendapat Rp67,4 miliar. Kota Bekasi mengusulkan hibah Rp200 miliar. Tapi Jakarta hanya mengabulkan Rp98,1 miliar.Sedangkan Pemerintah Kota Tangerang Selatan meminta hibah Rp164,8 miliar. Tapi Jakarta memutuskan hanya memberi Rp74,8 miliar. Kabupaten Tangerang juga meminta hibah sebesar Rp167,9 miliar. Tapi hanya dikabulkan Rp17,7 miliar.(beritagar.id)

Komentar Anda?

LEAVE A REPLY