Juarai Turnamen Cara Raihan Harumkan Nama Kota Bogor

by -

METROPOLITAN.ID – Meskipun masih duduk di bangku Sekolah Dasar, ternyata bukan halangan bagi Raihan Eka Putra (12) yang merupakan putra pertama dari anggota Pengendalian dan Penertiban DLLAJ Kota Bogor Darwin Setiawan untuk berprestasi di luar sekolah. Hal tersebut terbukti bersama tim Sekolah Sepakbola Jawa Barat (SSJ) unit Bogor, Raihan telah mengharumkan nama Kota Bogor dengan menjuarai turnamen Piala Walikota Depok 2015, Cibinong Raya Cup 2016 serta beberapa turnamen lainnya.
Penjaga gawang adalah posisi yang ditempati Raihan saat ini. Berdirinya Raihan di bawah gawang SSJ, membuat setiap musuhnya kesulitan mencetak gol. Terlebih sosok Raihan yang sangat cekatan tak jarang membuat musuhnya sering frustasi karena tidak mampu membobol gawangnya. “Memang ingin jadi kiper, karena kalau kipernya jelek gawangnya bisa kebobolan terus,” ujar Raihan kepada Metropolitan.
Untuk mempertahankan gawangnya, Raihan pun harus latihan ekstra. Bahkan ia merelakan liburannya untuk latihan bola, berbeda dengan anak-anak lainnya yang lebih memilih bermain. “Setiap Minggu latihan agar lebih handal lagi menjadi kipernya. Karena kalau jarang latihan nanti suka kaku,” terangnya.
Raihan yang duduk di kelas lima SD ini akan terus menggeluti dunia sepak bola. Ia ingin seperti pesepak bola nasional lainnya yang telah membawa harum nama Indonesia di kancah internasional. Dalam waktu dekat ini, Raihan akan mengikuti turnamen di Kota Bandung dalam Turnamen Gubernur Gup. “Semoga bisa juara dalam turnamen ini,” paparnya.
Sementara itu, sang ayah Darwin Setiawan sempat kaget ketika anak sulungnya itu tiba-tiba suka main bola. Menurut Darwin, ketika kelas tiga SD Raihan tiba-tiba ingin membeli sepatu bola dan selalu mengikuti sang paman untuk latihan sepak bola. “Ia pun saya daftarkan ke SSJ. Ketika ditanya Raihan memilih posisi kiper,” katanya.
Darwin tak menyangka Raihan bisa berprestasi di dunia sepak bola. Meski ia mempunyai hobi main bola, ia tak pernah menonton pertandingan sepak bola. Berbeda dengan teman-teman sebayanya yang mempunyai hobi nonton sepak bola. “Ia saya juga heran hobi main bola, tetapi dia tidak suka nonton bola. Tetapi yang terpenting permainan dia tetap bagus jika di lapangan,” pungkasnya. (mam/b/ram/wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *