Ngembat Motor, Brigadir Rizki Ditangkap

by -9 views

METROPOLITAN.ID | SERPONG – Usai sudah petualangan Rizki Bagja (26) sebagai anggota kepolisian abal-abal alias polisi gadungan. Dengan pangkat brigadir, ia menjadi polisi tanpa perlu bersusah-payah mengikuti tes. Tak perlu ribet lantaran tiap hari tinggal dibarak untuk mengikuti pendidikan.
Baginya, menjadi polisi cukup datang ke toko penjual perlengkapan atribut polisi di kawasan Cikokol, Kota Tangerang. Dengan bujet Rp800.000, atribut kepolisian sudah lengkap ia dapati. Usai mendapatkan seragam polisi, Brigadir Rizki mulai beraksi memburu penjahat. Namun aksi Rizki berbeda dengan polisi sungguhan yang bertugas meringkus penjahat.
Ia nekat menyambar motor Yamaha Mio J bernopol B 6506 CUX milik Reza Oktavian yang saat itu tengah melintas di kawasan Jalan Raya Rawabuntu, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Melihat Rizki dengan seragam polisi, Reza pun memberikan motor semata wayangnya itu. Akan tetapi, setelah menunggu berjam-jam, Reza sadar jika dirinya baru saja kena modus penipuan. Jangankan motornya, batang hidung polisi abal-abal itu pun tak pernah lagi ia jumpai. Tanpa basa-basi, Reza pun lapor polisi. ”Tersangka pinjam motor korban pura-pura mau mengejar truk untuk melakukan penindakan (tilang, red) di Jalan Pahlawan Seribu kawasan Serpong,” kata Kapolsek Serpong Kompol Didik Putra Kuncoro, kemarin.
Lantaran merasa ditipu, korban kemudian melaporkan masalah yang baru saja menimpanya ke Polsek Serpong. ”Petugas yang menerima laporan langsung melakukan penyelidikan,” katanya.
Didik menambahkan, seragam dan atribut kepolisian sengaja digunakan  untuk mengelabui korban. Namun, tersangka yang baru setahun ini menjadi polisi abal-abal akhirnya diringkus karena menipu dan melakukan penggelapan. ”Tersangka dijerat Pasal 378 dan Pasal 372 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan dengan ancaman hukuman di atas 6 tahun,” terangnya. (dra/ded/els/py)