PDAM Siaga Cuaca Ekstrem

by -

METROPOLITAN.ID | BOGOR – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pakuan siaga penuh menghadapi cuaca ekstrem yang melanda Kota Bogor dan sekitarnya beberapa pekan terakhir. Petugas Direktorat Teknik secara rutin melakukan perawatan aset, memeriksa jaringan pipa dan mengecek kualitas air untuk menjaga kualitas, kuantitas dan kontinuitas pelayanan di musim penghujan ini.
Direktur Teknik PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Deni Surya Senjaya mengatakan, tiga hal tersebut sangat penting dilakukan untuk menghadapi cuaca yang kurang bersabahat. Hujan deras menyebabkan banjir bandang di daerah hulu yang mengakibatkan kadar kekeruhan air baku meningkat signifikan. “Kalau Sungai Cisadane di Ciherangpondoh banjir, kemudian air dan lumpurnya masuk ke intake Ciherangpondoh, maka kadar kekeruhannya bisa sampai 1000 NTU. Padahal, kondisi normalnya hanya 50-60 NTU. Saya minta jajaran bagian produksi agar memperhatikan kondisi ini,” ujar Deni dalam Briefing Staff di lingkungan PDAM Kota Bogor di ruang rapat utama PDAM Kota Bogor, belum lama ini.
Begitu pula untuk jajaran Bagian Transmisi dan Distribusi (Transdis). Deni mengintruksikan bagian yang mengatur sistem pengaliran dan penanggulangan kebocoran ini agar lebih waspada ketika ada gangguan pelayanan, terutama saat level di Reservoir Pajajaran turun drastis akibat debit Instalasi Pengolahan Air (IPA) Dekeng berkurang. “Teman-teman pengaliran harus waspada ketika level Reservoir Pajajaran drop dan harus cepat mengatur aliran di jaringan distribusi. Tim penggulangan kebocoran pun harus segera memperbaiki pipa bocor ketika menerima laporan,” katanya memberi arahan.
Mantan kepala bagian Trandist ini mengingatkan jajarannya untuk siaga penuh, mengingat kondisi cuaca ekstrem ini bisa berlangsung cukup lama. ”Saya dapat informasi bahwa cuaca ekstrem seperti ini berlangsung hingga awal Maret. Jadi, teman-teman tak boleh lengah sedikit pun,” pesannya. (*/ram/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *