News, Sport and Lifestyle

Wanita Hamil Histeris Lihat Suami Tewas

METROPOLITAN.ID – Siti Nur Laela tak kuasa menahan kesedihan. Sambil mengelus perutnya yang buncit lantaran hamil delapan bulan, wanita berusia 30 tahun itu syok mengetahui sang suami, Yusnia (35), tewas. Di tengah rintik hujan, Laela berteriak histeris melihat suami tercintanya menjadi korban kecelakaan maut di Tanjakan Selarong, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, kemarin.
Siti Nur Laela terus berteriak memanggil nama suaminya di halaman parkir Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi. ”Aa..Aa,” teriaknya seraya menangis histeris di dalam mobil pikap warna hitam. Wanita yang disapa Laela itu didampingi keluarganya nampak memberontak seolah tak menerima kematian orang yang dicintainya itu.
Kakak Siti Nur Laela, Siti Nurhasanah mengatakan, ia tak menyangka Yusnia pergi secepat itu. “Istrinya lagi hamil delapan bulan dan sudah memiliki anak laki-laki berusia sembilan tahun,” kata Siti Nurhasanah.
Sementara itu, belum genap tiga bulan, Tanjakan Selarong kembali menelan korban jiwa. Setelah tabrakan beruntun  bus TNI 5 Desember 2015  silam dan menewaskan tiga orang, kini giliran bus pariwisata yang mengangkut rombongan peziarah mengalami kecelakaan beruntun di tanjakan tersebut. Akibatnya, dua orang tewas di lokasi, sedangkan puluhan lainnya luka-luka dilarikan ke RSUD Ciawi.
Korban tewas merupakan sopir bus bernama Barkah Maulana (43) yang mengalami luka parah di kepala warga Desa Kampung Gandariu, RT 03/03, Cilaku, Kabupaten Cianjur. Sedangkan sopir truk, Yusnia (35), mengalami luka parah di kepala merupakan warga Kampung Gunungbatu RT 02/11, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor.
Warga sekitar, Bayu mengatakan, peristiwa bermula saat sekitar pukl 12:00 WIB, bus bernopol F 7575 WM melaju dengan tidak terkontrol dari arah Puncak menuju Bogor.
Diduga rem blong, bus lalu menabrak mobil Honda City bernomor polisi F 1078 KU yang dikemudikan Asep warga Kampung Kalongsari, Desa Kalongsawah, Jasinga, Kabupaten Bogor.
Bus kemudian menabrak Kijang Innova bernopol B 1132 G yang dikendarai Sapto Ariwibowo warga Jakarta Barat. Meski sudah menabrak dua mobil  secara beruntun, bus pariwisata tetap melaju hingga menabrak mobil Grand Kijang bernopol B 1569 EMH yang disopiri Mat Sani warga  Depok.
Tak sampai di situ, satu motor Honda Beat bernomor poisi F 2859 LZ milik pedagang asongan yang terparkir di pinggir jalan juga ikut terlindas. Belum usai, motor Supra yang melaju dari arah berlawanan juga ikut tertabrak. Bus pun terhenti saat satu truk engkel bernomor polisi F 8145 VP bermuatan batu kali dijadikan ganjal kebrutalannya. ”Saya ngeri melihatnya, kebetulan saya berada di lokasi saat kejadian,” ujar Bayu.
Lebih lanjut kata Bayu, pengendara motor Supra ikut terlindas belakangan diketahui akan menjemput temannya yang menunggu di pengajian usai mengikuti Maulid Nabi.
Kanit Laka Polres Bogor Ipda Asep Saepudin mengatakan dari dugaan sementara bus mengalami rem blong. Polisi terus menyelidiki kecelakaan tersebut. “Kami masih mengumpulkan keterangan saksi,” ujar Asep.
Pasca kejadian tersebut, satu tiang listrik miring lantaran ditabrak bus pariwisata. Petugas PLN langsung dikerahkan untuk memperbaiki instalasi agar kepentingan listrik masyarakat tidak terganggu. (ash/tib/er/wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *