DPRD Sentil Pemprov Banten

by -

METROPOLITAN.ID | TANGSEL – Ketua DPRD Tangsel menyentil Provinsi Banten soal pembangunan Jalan Siliwangi, Pamulang. Perbaikan jalan itu dinilai merugikan, baik untuk provinsi sendiri maupun masyarakat. Ketua DPRD Tangsel Much Ramlie mengaku banyak aduan dari masyarakat soal pembangunan Jalan Siliwangi. Menurut dia, pembangunan tak kunjung rampung sejak pertengahan 2015. ”Saya sebagai dewan jadi tahu persoalan di lapangan. Banyak keluhan yang saya terima soal pembangunan Jalan Siliwangi,” katanya.
Kerugian masyarakat bertubi-tubi mulai dari kemacetan dan perekonomian di kawasan Siliwangi selama pembangunan. Tapi, dampak ini Ramlie menilai tak diperhitungkan cukup matang oleh Provinsi Banten. ”Jalan Siliwangi terlalu lama, itu merugikan mereka. Provinsi tidak pernah menganalisa dampak yang diakibatkan pembangunan,” ujarnya.
Ramlie mengaku sangat menyadari itu program berjangka. Tapi, paling tidak harus ada waktu yang ditentukan dan tepat waktu dalam pengerjaan. Jangan sampai bertahun-tahun masih dibiarkan tidak ada pengerjaan. ”Multiyears ya multiyears tapi harus ada waktu jangan dibiarkan terlalu lama seperti itu,” ujar Ramlie.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Banten Hudaya Latuconsina menanggapi soal Jalan Siliwangi. Menurut dia, semua waktu sudah diestimasikan sejak lama. Maka sudah pasti akan diselesaikan. ”2017 adalah RPJMD program Provinsi Banten harus selesai, maka dipastikan pengerjaan Jalan Siliwangi akan rampung tepat waktu,” katanya.
Ia menegaskan, persoalan di lapangan mengapa lama. Apakah mengalami kendala dalam lapangan seperti pembebasan lahan atau tidak. ”Nanti akan kami cek apakah memang ada kendala selama ini atau tidak,” katanya. Perbaikan Jalan Siliwangi mulai dari simpang Muncul hingga Jalan Otista Ciputat dengan panjang 10,1 kilometer. Sedangkan baru dikerjakan ,1 kilometer yang dari Pamulang II hingga Pintu Air, Situ Ciledug. Pengerjaan proyek multiyears dengan anggaran Rp142 miliar sampai November 2016 mendatang. (ded/els/wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *