Krisis Lahan, Distanhut Usulkan Perda Sawah

by -1 views

CIBINONG – Tak ingin kecolongan dengan makin tergerusnya lahan persawahan, Dinas Pertanian dan Kehutanan (Distanhut) Kabupaten Bogor rupanya mulai merancang pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tentang Sawah. Saat ini pihaknya tengah membuat foto satelit bersama Badan Koordinasi  Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal).

Kepala Distanhut Kabupaten Bogor Siti Nuryanti mengatakan, rencana itu mencontoh seperti apa yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang. “Kalau foto satelit sudah selesai baru kita buat kajian dan rancangan perda sawah,” ujar Siti.

Mantan kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) ini telah meminta Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP) tidak mengeluarkan izin alih fungsi lahan. “Aturan alih lahan sawah ini sudah kami terapkan. Contohnya, PT Indocement yang menjadikan lahan dibelinya tetap menjadi sawah,”ujarnya.

Siti menargetkan, perda sawah yang digagasnya akan rampung pada 2018. Ia pun optimis jika produktivitas padi di Bumi Tegar Beriman bisa terus meningkat dengan luas lahan sawah yang tersisa sebanyak 460.000 hektare.

“Per tahun hasil panen bisa mencapai 12 ton per hektare dengan cuaca dan musim yang lebih baik dari tahun kemarin. Dengan keberadaan embung atau penampung air, kami optimis produksi padi di Kabupaten Bogor makin meningkat,” tutupnya.(hb/feb/py)

Loading...