Sempat Gagal, Promosi lewat Medsos

by -5 views

MEROPOLITAN.ID | Untuk menghasilkan es krim dengan cita rasa lezat bukan hal mudah. Sebab, Adinda Muthia Nasution dan teman-temannya butuh percobaan berkali-kali. Alhasil dengan kesabaran dan ketekunannya, gadis yang akrab disapa Dinda itu sukses meracik Es Krim Basian yang kini populer di Kota Bogor.
“Awal membuat es krim ini ya lumayan susah, tapi nyoba-nyoba terus saja sampai berhasil,” kata Dinda kepada Metropolitan saat ditemui di gerai Es Krim Basian, Jalan Pandawa Raya Nomor 9-10, Kota Bogor.
Setelah produk yang akan dipasarkan telah berhasil dibuat, gadis berkulit putih ini sempat dilema untuk memutuskan cara memasarkan produknya tersebut. Terlebih ia belum mempunyai gerai.
Akhirnya, ia dan kawan-kawannya memutuskan berjualan menggunakan mobil, itu pun dengan beberapa pertimbangan serta perbedaan pendapat mengenai kendaraan milik siapa yang akan dijadikan kendaraan operasional. “Sempat ribet juga mau pakai mobil siapa waktu itu. Belum lagi es krim itu kan disimpannya harus di tempat khusus, ya pokoknya repot deh,” imbuhnya.
Dinda akhirnya bisa memasarkan Es Krim Basian menggunakan mobil selama tiga bulan sebelum akhirnya ia memutuskan membuka gerai di Jalan Pandawa Raya.
Seiring berjalannya waktu, Es Krim Basian semakin tersohor di Bogor maupun luar daerah sekali pun. Saat weekend, banyak yang datang dari Depok, Tangerang sampai Bekasi. Rahasia pemasaran es krim ini ternyata tak terlepas dari media sosial. Dinda dan kawan-kawannya sengaja memfokuskan strategi pemasarannya melalui dunia maya karena sadar zamannya sudah era digital.
“Sekarang semua orang pakai gadget dari anak kecil sampai orang tua, jadi menurut saya sih sangat efektif kalau pemasarannya pakai medsos,” kata anak bungsu dari empat bersaudara ini. (cr1/c/er/wan)