Bus dan Truk Dilarang lewat Jalur SSA

by -3 views

METROPOLITAN.ID – Selain menerapkan uji coba Sistem Satu Arah (SSA) di seputaran Kebun Raya Bogor, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor juga melarang truk besar dan Bus Damri angkutan bandara melintasi Jalan Ir H Djuanda atau di depan Istana Bogor.

Sekretaris Daerah Kota Bogor  Ade Sarif Hidayat mengatakan, selain memperpanjang uji coba SSA pihaknya juga melakukan evaluasi yang dilakukan dengan mengalihkan kendaraan yang mmiliki beban lebih, seperti bus Damri, AKAP, dan truk pengangkut barang.

“Nantinya, kendaraan-kendaraan berat seperti truk tangki pengangkut air, truk tronton dan sejenisnya akan diarahkan untuk masuk ke jalan tol Jagorawi melalui pintu tol Baranangsiang atau Ciawi,” ujarnya saat ditemui di Balaikota Bogor.

Kepala Bidang Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ) Bogor Agus Suprapto menjelaskan selama ini kendaraan berat itu akan menuju Warungjambu, Jalan Sholeh Iskandar dan Cibinong.  “Nanti kita akan pasang pemberitahuan seperti spanduk dan penempatan petugas,” ujarnya.

Spanduk sosialisasi itu akan dipasang di Simpang Ciawi dan Sukasari hingga menjelang Baranangsiang. ”Kita juga akan pasang rambu-rambunya,” imbuhnya. Ia berharap tak ada lagi kendaraan berat yang melintasi ke Jalan Juanda dan sekitarnya.

Selain itu, armada Bus Damri yang melayani rute bandara juga akan diarahkan tak lagi melintas di Jalan Djuanda. Bus-Bus Damri nantinya akan diarahkan keluar melalui tol Bogor Outer Ring Road (BORR).

”Nanti bisa langsung lurus ke luar Tol BORR terus ke Jalan Pajajaran dan masuk ke pool Damri di Baranangsiang. Kita juga sudah koordinasikan hal ini kepala pool-nya,” ujarnya.

Sedangkan untuk bus kecil dengan tujuan Parung, Depok dan Kampung Rambutan telah diimbau untuk mengambil lajur paling kanan saat melintas di seputar KRB dan menutup pintunya. Sebab, rute mereka bersinggungan dengan sejumlah trayek angkot di Bogor.

Sementara itu, Istana Kepresidenan Bogor mengajukan sejumlah syarat kepada Pemkot Bogor sebagai salah satu pihak yang terdampak uji coba SSA di seputaran Kebun Raya dan Istana Kepresidenan.

Perwakilan Bagian Rumah Tangga Istana Kepresidenan Bogor Muhamadun mengatakan, terdapat rotasi aturan terkait keluar masuk pengunjung, karyawan dan protokoler Istana.

Berdasarkan hasil evaluasi Paspamres, kata Muhamadun, salah satu titik yang harus mendapat perhatian serius berada di Jalan Ir H Djuanda. “Arus lalu lintas terkadang cepat dan rawan,” ujarnya.

Selain itu, ia meminta rambu-rambu di sekitar Jalan Ir H Djuanda dekat Istana Kepresidenan ditambah. Rambu itu berupa lampu peringatan (lam­pu kuning), juga kejut jalan. (mam/b/okz/er/wan)

Loading...