METROPOLITAN.IDLahir dari sekeliling pecinta seni membawa berkah tersendiri bagi Ajeng Ayu Safitri (22). Mulai dari menari, menyanyi hingga melukis telah dikuasai putri bungsu Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Karir pada Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Bogor Mukijo.

Kepintarannya dalam dunia seni tak didapat secara mudah. Mahasiswa semester 6 Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jakarta itu tetap bekerja keras mewujudkan impiannya. Dibantu dukungan kedua orang tua, lulusan SMAN 1 Kota Bogor itu berhasil meraih prestasi di bidang seni tari, musik hingga melukis.

“Alhamdulillah anak bisa sekolah di negeri karena prestasinya juga. Pernah jadi atlet Marching Band Jawa Barat dan tampil seni di Istana Negara. Paling penting darah seni ini diturunkan langsung mamanya yang menguasai berbagai teknik nari dan menyanyi,” kata Mukijo.

Menurut lelaki yang telah mempersunting Suhartatik selama 30 tahun ini, dirinya hanya mengikuti apa pun kemauan yang ingin diraih anak-anak. Sepanjang keinginannya sesuai prestasi, kedua orang tua tak pernah memaksakan anak harus menjadi seperti apa. “Sepanjang itu positif kami mendukung apa pun hobi anak. Mereka masuk ke perguruan tinggi saja sudah jadi kebanggaan tersendiri bagi saya,” ucap bapak tiga anak tersebut.

Ia berharap ketiga anaknya kelak dapat menjadi anak yang berguna. Sebab, orang yang dianggap itu karena bisa bermanfaat bagi orang lain. ”Kalau saya inginnya anak bisa meraih sarjana dulu baru bekerja atau lebih baik dari kedua orang tua seperti mencapai Pascasarjana,” ujar Mukijo. (rez/b/els/wan)

BACA JUGA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here