Melani, Keponakan Menteri Kabur dari Lapas

by -0 views

METROPOLITAN.ID – Seorang narapidana alias napi wanita, Melani (26), kabur saat sedang mendapat tugas bersih-bersih di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Bandung. Melani sempat ’menghipnotis’ Kalapas lantaran mengaku keponakan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.

Kepala Lapas Wanita Sukamiskin Surta Duma mengatakan, Melani dihukum pidana satu tahun enam bulan dari tahun 2015 di Pengadilan Negeri Bandung. “Kasusnya Pasal 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan,” kata Surta, kemarin.

Meski disidangkan di PN Bandung, Melani berasal dari Jakarta. ”Lahir di Medan, alamat rumanya di Grogol, Jakarta. Tapi perkaranya di Bandung,” imbuhnya. Saat ini Melani sudah diburu polisi. Padahal, wanita berkacamata itu akan bebas 2 Mei 2016 mendatang. Saat kabur, Melani sedang menjalani asimilasi.

Surta mengaku Melani memang kerap mengaku sebagai keponakan dari MenkumHAM. Dia bahkan sempat ’terganggu’ ulah Melani. ”Kabarnya (keponakan MenkumHAM), makanya saya ini seperti dihipnotis. Yang dia bilang. Terus dia pakai HP saya video call gitu nomornya ini juga saya yakin,” ujar Surta.

Jadi benar dia sering mengaku keponakannya? ”Ya katanya benar, waktu kemarin dibawa dia yang mengaku (keponakan MenkumHAM),” imbuhnya. Surta pun berharap Melani segera kembali ke Lapas Sukamiskin. ”Tolong ya Mel, tolong pulang. Kamu di mana saja. Ibu kan sudah baik sama kamu,” kata Surta.

Menurut Surta, saat kabur Melani menggunakan kaos abu-abu pendek berlapis manset tangan panjang dengan celana jeans warna biru muda. ”Dia lagi sakit asma juga. Pulang ya Mel, kami nggak akan apa-apain kamu,” ujarnya.

Menurut Surta, Melani menjalani tamping sekaligus bekerja bantuan asimilasi. Kebetulan hari itu rumah dinas yang dibersihkan napi. ”Dia itu sudah selesai kerjanya. Mau bawa pulang ke lapas. Saya yang ngawal, tapi kenapa di depan saya ngilang,” sesalnya. (dtk/er/wan)